Rabu, 05 Aug 2020
radarbanyuwangi
Home > Events
icon featured
Events

Lomba Video Kreatif Diprediksi Belasan, Terkumpul 59 Karya

03 Juli 2020, 17: 10: 09 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

HARI TERAKHIR: Naomi Aulia menyerahkan karya video kreatif Desa Lemahbangdewo ke Jawa Pos Radar Banyuwangi di Gedung Grha Pena Banyuwangi kemarin (2/7).

HARI TERAKHIR: Naomi Aulia menyerahkan karya video kreatif Desa Lemahbangdewo ke Jawa Pos Radar Banyuwangi di Gedung Grha Pena Banyuwangi kemarin (2/7). (BAYU SAKSONO/JAWAPOS.COM)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Puluhan tim perwakilan pemerintah desa sudah mengumpulkan karya Video Kreatif 2020. Untuk kegiatan di masa pandemi seperti ini, jumlah karya yang terkumpul itu justru di luar dugaan penyelenggara.

Awalnya, karena masa pandemi Covid-19, proses pembuatan video kreatif 2020 sempat menemui kendala. Panitia awalnya memprediksi jumlah peserta yang sukses mengumpulkan karya video kreatif desa paling banter hanya belasan desa saja. Namun hingga berita ini ditulis pukul 16.00 sore kemarin (2/7), sudah 59 karya video kreatif desa yang terkumpul. ”Kami tunggu sampai tengah malam nanti (dini hari tadi, Red). Semoga semakin banyak yang terkumpul,” ujar Gerda Sukarno, petugas pengumpul karya Video Kreatif 2020 dari Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa).

BARENG: Tim Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran dan tim Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi mengumpulkan karya di Grha Pena Banyuwangi kemarin.

BARENG: Tim Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran dan tim Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi mengumpulkan karya di Grha Pena Banyuwangi kemarin.

Sementara itu, semangat para peserta menggarap karya video kreatif desa itu tak lepas dari pembekalan yang digelar pada awal Maret 2020 lalu. Saat itu, panitia menghadirkan pembicara nasional Director of Photography Arya Tedja Tjakrahadisurya. Sekitar 100 kaum muda dari desa se-Banyuwangi mengikuti pembekalan dari pembicara yang sudah memproduksi banyak film dan ribuan iklan itu. Masa pandemi pun tidak mengendurkan semangat peserta untuk mempraktikkan ilmu yang mereka dapat dari Arya Tedja.

Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (DPMD) Banyuwangi Kusiyadi melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi dan Kerja Sama Desa H Heru Wahyudi mengatakan, banyaknya peserta yang mengumpulkan karya video menunjukkan semangat yang tinggi dari pemerintah desa untuk tetap mempromosikan wisata menuju ekonomi mandiri. ”Menyambut kebiyasaan anyar dan menggeliatnya wisata Banyuwangi adalah momen yang sangat pas,” ujar Heru.

Selanjutnya, panitia akan menyeleksi 10 besar karya yang menjadi finalis dan nanti akan ditayangkan di kanal YouTube Radar Banyuwangi TV. Dalam kanal tersebut, 10 finalis bisa berlomba untuk meraup like terbanyak sehingga punya kesempatan menjadi juara favorit.

Sementara itu, tanggal penjurian dan penayangan di YouTube memang mengalami perubahan jadwal karena menyesuaikan dengan kondisi pandemi. ”Untuk tanggal dan info selanjutnya, akan diberitahukan lebih lanjut kepada peserta,” ujar Kasi Pemberdayaan Usaha Masyarakat DPMD Banyuwangi Suhri. (*)

(bw/rbs/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia