Senin, 10 Aug 2020
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Sopir Logistik Tagih Rapid Test Gratis

01 Juli 2020, 20: 00: 59 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

DIJANJIKAN SELASA DEPAN: Perwakilan sopir truk logistik menagih janji ke kantor DPRD Banyuwangi kemarin.

DIJANJIKAN SELASA DEPAN: Perwakilan sopir truk logistik menagih janji ke kantor DPRD Banyuwangi kemarin. (RAMADA KUSUMA/JAWAPOS.COM)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Perjuangan para sopir angkutan logistik untuk mendapatkan fasilitas rapid test gratis terus menunjukkan perkembangan menggembirakan. Setelah sehari sebelumnya ”hanya” mendapat pernyataan kesanggupan dari pemkab, kemarin (30/6) sudah ada kejelasan waktu pelaksanaan tes cepat gratis itu bakal dimulai.

Pemkab berkomitmen rapid test gratis untuk para sopir angkutan logistik tersebut paling lambat dimulai Selasa pekan depan (7/6). Fasilitas rapid test gratis tersebut bakal diberikan untuk para sopir yang ber-Kartu Tanda Penduduk (KTP) Banyuwangi dan bekerja mandiri, bukan bekerja untuk perusahaan besar. Contohnya para sopir angkutan cabai, sayuran, dan lain-lain.

Hal itu terungkap saat sejumlah perwakilan sopir mendatangi kantor DPRD Banyuwangi kemarin (30/6). Mereka datang ke kantor wakil rakyat untuk menagih kepastian waktu pelaksanaan rapid test gratis untuk para sopir tersebut.

Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono serta Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Banyuwangi Guntur Priambodo. ”Hasilnya, eksekutif menyatakan maksimal sepekan ke depan teman-teman (para sopir) sudah difasilitasi rapid test gratis. Artinya, rapid test gratis itu akan dimulai paling lambat Selasa pekan depan,” ujarnya.

Koordinator para sopir Apritias Dewanto mengatakan, pihaknya mengapresiasi dewan yang telah ikut memperjuangkan aspirasi para sopir. Namun demikian, pihaknya ingin dewan benar-benar mengawal permasalahan tersebut sehingga fasilitas rapid test gratis untuk para sopir tersebut benar-benar direalisasikan.

Made lantas menimpali, dia menyatakan dewan akan terus mengawal agar para sopir mendapat fasilitas rapid test gratis sebagaimana yang dijanjikan pemkab. ”Mulai besok (hari ini, 1/7) pemkab akan langsung menyusun peraturan teknis sebagai dasar pelaksanaan rapid test gratis tersebut. Perwakilan teman-teman asosiasi sopir akan kami libatkan dalam proses penyusunan peraturan teknis itu,” kata dia.

Sementara itu, pertemuan kemarin juga menghasilkan kabar baik untuk para sopir yang berasal dari Banyuwangi. Hal itu disampaikan Ketua Komisi II Siti Mafrochatin Ni’mah. Dia menyatakan, pihak Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) akan memfasilitasi 1.700 rapid test gratis untuk para sopir asal luar Bumi Blambangan.

Perwakilan sopir yang lain menimpali. Dia menyatakan senang para sopir asal Banyuwangi akan mendapat fasilitas rapid test gratis. Namun, sebagai bagian dari komunitas para sopir se-Indonesia, dirinya ingin DPRD Banyuwangi ikut memperjuangkan aspirasi para sopir agar ketentuan wajib melampirkan hasil rapid test untuk bisa masuk ke Bali bisa dicabut.

Seperti diberitakan kemarin, puluhan sopir angkutan logistik yang mengatasnamakan diri Solidaritas Pengemudi Indonesia (SPI) menggeruduk kantor DPRD Banyuwangi Senin (29/6). Para sopir yang mengaku berasal dari berbagai daerah di Indonesia itu wadul kepada wakil rakyat tentang penerapan persyaratan hasil rapid test saat akan menyeberang ke Pulau Bali.

Para sopir tersebut mengaku sebenarnya tidak mempermasalahkan kewajiban menunjukkan hasil rapid test agar dapat menyeberang ke Pulau Dewata. Hanya saja, mereka merasa keberatan jika biaya rapid test tersebut harus dibebankan kepada mereka.

Hasilnya, Pemkab Banyuwangi menyatakan siap memfasilitasi rapid test gratis bagi para sopir asal Bumi Blambangan dengan klasifikasi tertentu. Tepatnya bagi para sopir yang bekerja mandiri. Bukan para sopir yang bekerja untuk perusahaan besar. (*)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia