Selasa, 07 Jul 2020
radarbanyuwangi
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah
DPRD BANYUWANGI

Mahasiswa Semester II Sabet Juara Lomba Esai

Digelar Dalam Rangka Harlah Pancasila

30 Juni 2020, 07: 55: 08 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

KEPALKAN TANGAN: Pimpinan DPRD Sekkab Mujiono, Direktur JP-RaBa Samsudin Adlawi, dan juara satu lomba esai meneriakkan pekik merdeka usai penyerahan hadiah lomba kemarin.

KEPALKAN TANGAN: Pimpinan DPRD Sekkab Mujiono, Direktur JP-RaBa Samsudin Adlawi, dan juara satu lomba esai meneriakkan pekik merdeka usai penyerahan hadiah lomba kemarin. (RAMADA KUSUMA/JAWAPOS.COM)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Lomba esai bertajuk ”Spirit Pancasila, Gotong Royong Hadapi Covid-19” mencapai klimaks. Pengumuman pemenang sekaligus prosesi penobatan juara lomba berhadiah total Rp 28 juta tersebut digeber di kantor DPRD Banyuwangi kemarin (29/6).

       Bukan hanya berhasil melahirkan juara, lomba esai yang digeber DPRD Banyuwangi ini juga menuai apresiasi banyak pihak. Sebab, lomba tersebut menghasilkan banyak ide dan gagasan untuk mendorong gotong royong warga guna menangani pandemi virus korona yang sudah berlangsung berbulan-bulan terakhir ini.

       Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara bersama tiga wakil ketua dewan, yakni M. Ali Mahrus, Michael Edy Hariyanto, dan Ruliyono hadir langsung pada kegiatan pengumuman pemenang tersebut. Selain itu, acara juga dihadiri Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono, unsur forum pimpinan daerah (forpimda), serta tokoh lintas agama. Bukan itu saja, hadir Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) yang sekaligus Ketua Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi Samsudin Adlawi.

       Made mengatakan, pelaksanaan lomba esai tersebut melampaui ekspektasi. Betapa tidak, dewan sebenarnya ”hanya” menargetkan jumlah peserta 40 orang. Namun pada kenyataannya, jumlah peserta lomba tembus 150 orang. ”Kami sangat bangga ternyata masyarakat Banyuwangi rajin menulis dan menyampaikan gagasan yang terkait dengan pembumian Pancasila dan implementasi spirit Pancasila dalam menangani pandemi Covid-19 di Banyuwangi,” ujarnya.

       Made mengaku esai hasil karya peserta akan dibukukan. Buku tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke lembaga-lembaga pendidikan di Bumi Blambangan. ”Semoga gagasan-gagasan yang disampaikan lewat esai ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Banyuwangi, khususnya untuk menangani pandemi Covid-19,” kata dia.

       Made menambahkan, ke depan pihaknya akan kembali menggeber lomba serupa dengan tema yang juga berkaitan dengan Pancasila. ”Sehingga Pancasila semakin membumi di Banyuwangi,” pungkasnya.

       Sekkab Mujiono menyatakan, atas nama Pemkab Banyuwangi dirinya berterima kasih kepada DPRD Banyuwangi yang telah menyelenggarakan lomba esai tersebut. ”Ini ide yang sangat cerdas. Teman-teman dewan bisa melihat momentum. Lomba ini digeber saat pandemi Covid-19. Karena pandemi ini, banyak warga yang beraktivitas di rumah. Mereka bisa memanfaatkan waktu luang di rumah untuk menyampaikan ide dan gagasan lewat karya tulis,” tuturnya.

       Sementara itu, tiga dewan juri, yakni General Manager (GM) JP-RaBa Rahman Bayu Saksono, Tenaga Ahli DPRD Fajar Isnaini, serta Kepala Pusat Studi Pancasila dan Kebijakan Untag Banyuwangi Sahru Romadloni ”dipaksa” bekerja keras menyeleksi karya-karya terbaik kiriman peserta. Bukan hanya lantaran jumlah tulisan yang mencapai 150 esai, materi yang disajikan para peserta pun beragam. Ada yang memuat kajian teori, opini, ajakan atau seruan, pemberian semangat, pengalaman pribadi atau kelompok, ide umum dengan cakupan luas, ide khas hiperlokal, hingga curahan hati (curhat).

       Bayu berharap, ide atau semangat gotong royong yang disajikan para peserta tersebut perlu dicatat dan disebarluaskan. ”Kami berharap ada tindak lanjut dari lomba ini. Jangan sampai gagasan yang bagus dilupakan. Unggah karya peserta di website DPRD. Kalau perlu dibukukan,” harapnya.

       Sementara itu, setelah melalui proses penjaringan dan diskusi intens, dewan juri berhasil menjaring lima karya terbaik. Hasilnya, juara harapan II disabet Fava Nurbaity, juara harapan I diraih Syafaat, juara III direngkuh Anggi Febrianto dan juara II diraih Joko Yuono. Sedangkan juara I diraih mahasiswa semester II Universitas Brawijaya Malang, yakni Faiz Dwi Prasetya asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar.

       Faiz mengatakan, dirinya sangat senang bisa menjadi juara lomba esai yang digeber DPRD Banyuwangi tersebut. Apalagi, selain menulis esai, dirinya juga menjalani proses perkuliahan secara online. ”Kami berharap, lomba seperti ini digelar secara berkelanjutan,” harapnya. (sgt/aif/c1)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia