Selasa, 07 Jul 2020
radarbanyuwangi
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah
DINAS PARIWISATA BANYUWANGI

Masuk Tempat Wisata Beli Tiket Online

29 Juni 2020, 10: 02: 37 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

Masuk Tempat Wisata Beli Tiket Online

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Sudah kangen ingin kembali berwisata? Nah, untuk masuk ke destinasi wisata di Banyuwangi, tak bisa lagi seenaknya seperti dulu. Pengunjung harus memesan tiket destinasi wisata secara online alias dalam jaring (daring).

Karena itu, Pemkab Banyuwangi terus mematangkan skenario kebiyasaan anyar di bidang pariwisata. Tidak hanya melakukan simulasi penerapan new normal di sektor turisme, pemkab juga melaksanakan sertifikasi serta menyiapkan instrumen teknologi untuk memastikan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di destinasi, hotel, homestay, kafe, restoran, hingga warung rakyat.

          Ya, wisatawan bisa memanfaatkan aplikasi berbasis android, yakni ”Banyuwangi Tourism App” untuk dapat mengetahui destinasi, restoran, hingga pedagang kaki lima (PKL) yang sudah mendapat sertifikat kesehatan. Bahkan, khusus di destinasi wisata, calon pengunjung juga bisa mengetahui sisa kuota yang tersedia, memilih jam kunjungan, serta memesan tiket masuk secara online.

          Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, hingga pukul 15.00 kemarin (27/6) enam di antara 30 lokasi wisata yang terdapat dalam daftar destinasi pada aplikasi Banyuwangi Tourism sudah dinyatakan lulus verifikasi sehat. Enam destinasi tersebut adalah Pantai Boom, Agrowisata Tamansuruh, Taman Gandrung Terakota, Grand Watudodol, Bangsring Underwater, dan De Djawatan.

          Di destinasi Pantai Boom, misalnya, dalam sehari tersedia tiga slot waktu kunjungan, yakni pukul 08.00 sampai 11.00 dengan kapasitas maksimal 4.000 orang, pukul 14.00 sampai 17.00 dengan kuota 500 orang, dan pukul 14.00 sampai 17.00 dengan kuota 4.000 orang.

          Pengaturan serupa juga berlaku di Agrowisata Tamansuruh. Dalam sehari ada tiga slot waktu kunjungan yang tersedia dengan kapasitas maksimal sebanyak 500 orang. (Selengkapnya lihat grafis)

          Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, tim gabungan pemkab terus melakukan verifikasi untuk proses sertifikasi protokol kesehatan Covid-19 di sejumlah sektor pariwisata daerah. Sertifikasi tersebut menjadi syarat bagi sektor wisata untuk bisa dibuka kembali. ”Setelah masa simulasi, kini saatnya kami lakukan verifikasi. Bagi sektor wisata yang lolos penilaian akan mendapatkan sertifikat lolos uji protokol kesehatan Covid-19. Bagi yang belum lolos uji, masih diberi kesempatan untuk memperbaiki lagi. Sambil jalan disempurnakan,” ujarnya.

Anas menuturkan, sertifikasi terhadap sektor wisata dilakukan pemkab untuk memberi jaminan keamanan, kesehatan, dan keselamatan bagi semua yang terlibat di sektor ini. Baik pengelola maupun pengunjung. ”Sertifikasi ini adalah cara Banyuwangi untuk memberi jaminan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan. Karena kami sadar di masa pandemi ini bukan hanya pelayanan yang menjadi penilaian, namun kesehatan dan keamanan kini menjadi yang utama,” kata dia. 

Anas berharap wisatawan yang datang ke Banyuwangi bisa memilih lokasi yang telah mendapat sertifikasi dari stiker yang ditempel oleh gugus tugas. ”Atau bisa cek langsung ke aplikasi Banyuwangi Tourism, lokasi wisata mana saja yang sudah layak dikunjungi,” imbuhnya.

          Sementara itu, perkembangan terbaru simulasi prakondisi new normal juga akan dilakukan di Kawah Gunung Ijen. Tepatnya mulai Senin (29/6) dan Selasa (30/6). Kuota yang tersedia sebanyak 225 orang dengan waktu kunjungan dibatasi pukul 08.00 sampai 13.00.

          Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) M. Yanuarto Bramuda membenarkan rencana simulasi prakondisi new normal di Kawah Ijen tersebut. ”Pemesanan tiket hanya bisa dilakukan secara online lewat aplikasi Banyuwangi Tourism,” pungkasnya. (sgt/bay/c1)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia