Selasa, 07 Jul 2020
radarbanyuwangi
Home > Sports
icon featured
Sports

Tiga Kabupaten Belum Siap Minta Porprov Ditunda

26 Juni 2020, 16: 50: 26 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

KENANGAN: Tiga atlet panahan Banyuwangi saat berlaga di Porprov 2019 lalu. Ajang ini akan dihelat tahun 2021 mendatang. Namun, Bondowoso, Lumajang, dan Situbondo menyatakan belum siap jadi tuan rumah ajang olahraga Jawa Timur itu.

KENANGAN: Tiga atlet panahan Banyuwangi saat berlaga di Porprov 2019 lalu. Ajang ini akan dihelat tahun 2021 mendatang. Namun, Bondowoso, Lumajang, dan Situbondo menyatakan belum siap jadi tuan rumah ajang olahraga Jawa Timur itu. (JAWAPOS.COM)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Pelaksanaan event dua tahunan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun depan tampaknya akan tertunda. Hal tersebut disebabkan tiga dari empat kota yang menjadi tuan rumah menyatakan ketidaksiapannya untuk menggelar event tersebut.

Sekretaris KONI Banyuwangi Afan Ruli Arnanta mengatakan, hal tersebut sempat menjadi pembahasan saat webinar rapat anggota KONI Provinsi Jawa Timur tahun 2020 yang berlangsung kemarin (25/6). Ada usulan untuk menunda Porprov Jatim yang seharusnya digelar pada Juni 2021 menjadi tahun 2022.

Usulan tersebut menurut Afan muncul setelah adanya pernyataan ketidaksiapan dari tiga kabupaten yaitu Situbondo, Bondowoso, dan Lumajang untuk menggelar event tersebut. Jika usul itu disetujui, maka jarak antara event tersebut menjadi tiga tahun dari penyelenggaraan event terakhir pada tahun 2019. ”Ada beberapa pertimbangan, salah satunya terkait kesiapan kabupaten penyelenggara,”kata Afan.

Terkait keputusan tersebut, Afan mengatakan masih belum bisa ikut mengambil suara. Pasalnya, selama ini atlet Banyuwangi sudah mempersiapkan diri untuk bisa tampil pada Porprov tahun depan. Meski pandemi korona belum usai, beberapa cabor tetap menerapkan latihan rutin untuk tetap menjaga performa para atlet.

Namun jika usulan tersebut direalisasikan, Afan mengatakan cabor bisa tetap fokus melakukan pembinaan untuk mengikuti event-event berjenjang lainnya. ”Masih ada Kejurprov dari masing-masing cabor. Semua agenda ikut mundur karena pandemi. Kita ikut menyesuaikan,” tandasnya. (*)

(bw/fre/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia