Selasa, 07 Jul 2020
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Mabes Polri Apresiasi Kesiapan New Normal di Banyuwangi

24 Juni 2020, 11: 25: 59 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

PANTAU LANGSUNG: Brigjen Pol Hari Prasodjo bertemu Bupati Abdullah Azwar Anas di Lounge Pelayanan Publik kantor Pemkab Banyuwangi kemarin (23/6).

PANTAU LANGSUNG: Brigjen Pol Hari Prasodjo bertemu Bupati Abdullah Azwar Anas di Lounge Pelayanan Publik kantor Pemkab Banyuwangi kemarin (23/6). (DINI FOR JAWAPOS.COM)

Share this          

 BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Direktur Pengamanan Objek Vital Korps Samapta Bhayangkara Badan Pemeliharaan Keamanan (Dirpamobvit Korsabhara Baharkam) Mabes Polri Brigjen Pol Hari Prasodjo berkunjung ke Banyuwangi kemarin (23/6). Dia datang untuk meninjau langsung sekaligus mengecek kesiapan destinasi wisata di kabupaten ujung timur ini dalam menyambut era kebiyasaan anyar alias new normal.

Hari datang bersama tim, antara lain Wakil Direktur Pamobvit AKBP Saiful Alam, Kasubdit Wisata Kompol Beny Elfian Syah, dan Kasi Verifikasi Subdit Audit Baharkam Mabes Polri Kompol Dodik Susianta. Di Banyuwangi mereka akan mengunjungi beberapa destinasi wisata, di antaranya Agro Wisata Tamansuruh (AWT), Taman Gandrung Terakota, Pantai Bangsring Underwater, dan destinasi lainnya. 

Hasilnya, Hari menilai Banyuwangi telah siap memasuki era kebiyasaan anyar di sektor pariwisata. ”Kami telah banyak mendapat informasi terkait skema pariwisata di era new normal yang dilakukan Banyuwangi. Karena itu saya bersama tim datang untuk melihat langsung kesiapan Banyuwangi menyambut new normal pariwisata,” ujarnya.

Hari juga telah menyaksikan skema simulasi pelayanan pariwisata di sejumlah destinasi, hotel, dan restoran yang telah menerapkan protokol kesehatan. Seluruh petugas sudah mulai melaksanakan kewajiban menggunakan face shield, sarung tangan, mengecek suhu tubuh, hingga menerapkan physical distancing. ”Banyuwangi sudah bagus. Untuk memasuki era new normal bidang pariwisata, destinasi hingga sektor pendukungnya seperti hotel dan restoran juga sudah siap,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan Banyuwangi telah dinilai Kementerian Pariwisata Banyuwangi sebagai salah satu daerah di Indonesia yang siap untuk dibuka kembali destinasi wisatanya guna menyambut new normal. ”Untuk itu, skema new normal di sektor pariwisata mulai kami siapkan sejak beberapa waktu lalu. Termasuk juga skenario new normal pada bisnis kuliner. Sehingga saat instruksi pusat turun, semua pelaku wisata ini sudah siap,” tuturnya.

Anas menambahkan, pemkab terus bergerak melakukan sertifikasi protokol kesehatan Covid-19 untuk seluruh destinasi wisata, hotel, homestay, dan kafe serta restoran hingga warung-warung rakyat. Semua yang telah lulus uji protokol ketat yang dijalankan dan disupervisi tim Dinas Kesehatan diberi sertifikat dan disajikan di aplikasi Banyuwangi Tourism. ”Banyuwangi sudah mempersiapkan diri, sudah selangkah di depan dengan menghadirkan semacam sertifikat new normal ini. Ini memudahkan wisatawan, cari destinasi yang sehat mana nih, cari warung rakyat dengan protokol Covid-19 di mana, homestay mana yang seluruh prosesnya sudah memenuhi standar kesehatan, semua tersaji,” kata Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) tersebut.

Anas terus mengimbau kepada para pelaku usaha untuk disiplin mengikuti skema yang telah disiapkan, sehingga sektor pariwisata dengan kebiasaan yang baru bisa segera dibuka di Banyuwangi. ”Ini sangat penting. Dengan adanya kegiatan di sektor ini, kita berharap ekonomi warga bisa kembali menggeliat,” pungkasnya. (*)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia