Selasa, 07 Jul 2020
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi

Banyak Salah Entri Data, Calon Siswa Datangi Sekolah

24 Juni 2020, 10: 20: 59 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

BUTUH ARAHAN: Sejumlah siswa yang mendaftar di SMAN 1 Cluring datang ke sekolahan, kemarin (23/6)

BUTUH ARAHAN: Sejumlah siswa yang mendaftar di SMAN 1 Cluring datang ke sekolahan, kemarin (23/6) (BAGUS RIO/JAWAPOS.COM)

Share this          

CLURING, Jawa Pos Radar Genteng-Sejumlah calon siswa baru dan orang tua, ternyata banyak yang tidak paham dengan sistim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi yang dimulai Senin (22/6). Karena bingung dan salah dalam mengisi daftar online, mereka datang ke sekolah.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng, di hari kedua PPDB jalur zonasi kemarin (23/6), masih banyak calon siswa baru yang berdatangan untuk meminta arahan dalam proses pendaftaran di SMAN 1 Cluring. “Kami sudah antisipasi, ada petugas yang memberikan arahan di sekolah,” ujar Humas SMAN 1 Cluring, Suharso.

Menurut Suharso, ada sejumlah siswa dan orang tua  yang masih bingung dengan sistem online. Mereka banyak yang salah memasukkan data pendaftaran secara online tersebut. “Kebanyakan datang untuk konsultasi, mereka salah memasukkan data,” katanya.

Di antara kesalahan itu, jelas dia, saat pendaftar memasukkan kordinator rumah dan jalur yang dipilih. Ada kesalahan itu, operator yang stanby langsung memberikan arahan kepada para pendaftar. “Kesalahan bisa dimaklumi, karena sistem yang dijalankan ini masih baru, jadi banyak yang tidak mengetahui,” terangnya.

Kepala Sekolah SMAN 1 Cluring, Dwiyanto Budiyono menjelaskan untuk PPDB di sekolahnya semua melalui sistem online. Untuk jalur zonasi sendiri, akan berlangsung empat hari sejak Senin (22/6) hingga Kamis (24/6). “Semuanya online, pengumumannya Jumat (25/6) juga melalui online,” ungkapnya.

Dengan cara sistem online ini, terang dia, bisa mengurangi interaksi langsung antara pendaftar dengan panitia PPDB yang ada di sekolah. Dan itu, juga mengantisipasi penyebaran Covid-19. “Pendaftaran online ini bisa membuat calon pendaftar sedikit belajar dengan kemajuan era digital,” katanya.(*)

(bw/rio/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia