Selasa, 07 Jul 2020
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Era New Normal, Bupati Anas Bagikan Buku Bung Karno dan Mbah Hasyim

21 Juni 2020, 17: 04: 53 WIB | editor : Ali Sodiqin

KEBIYASAAN BARU: Bupati Azwar Anas membagikan buku di sela kegiatan halalbihalal PCNU di Hotel eL Royale, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Minggu malam lalu (14/6).

KEBIYASAAN BARU: Bupati Azwar Anas membagikan buku di sela kegiatan halalbihalal PCNU di Hotel eL Royale, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Minggu malam lalu (14/6). (DINI FOR RABA)

Share this          

JawaPos.com – Bupati Abdullah Azwar Anas memiliki kebiyasaan anyar. Orang nomor satu di Pemkab Banyuwangi itu kerap kali membagikan buku pada forum pertemuan yang dia hadiri di masa pandemi Covid-19. Tema buku itu pun beragam, mulai serial buku tentang Bung Karno, KH Hasyim Asy’ari hingga buku terbaru yang dia tulis, yakni Creative Collaboration.

Bukan tanpa alasan, Anas memilih membagikan buku tersebut dengan tujuan si penerima memanfaatkan waktu yang banyak dihabiskan di rumah untuk membaca buku. ”Ketimbang mengisi waktu di rumah hanya main HP, lebih baik diisi dengan membaca buku,” ujarnya.

Pembagian buku tersebut salah satunya dilakukan pada acara halalbihalal Gerakan Pemuda (GP) Ansor Banyuwangi di Pendapa Sabha Swagata Blambangan Kamis (18/6) lalu. Pada kesempatan tersebut, Anas membagikan buku karyanya itu kepada para fungsionaris Ansor. ”Buku ini adalah catatan kinerja yang telah diwujudkan oleh seluruh elemen masyarakat sehingga Banyuwangi bisa tumbuh seperti saat ini. Yakni, kreatif dan kolaborasi. Tanpa dua hal ini, sulit rasanya untuk bisa membangun daerah,” kata dia.

Sebelumnya, pada acara halalbihalal Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi bersama para pengasuh pesantren beberapa hari lalu, Anas juga membagikan sejumlah buku karya KH Hasyim Asy’ari. Pendiri Nahdlatul Ulama itu memang memiliki sejumlah karya tulis.

Kini, karya-karya tersebut telah banyak diterjemahkan dan diterbitkan secara populer. Di antaranya adalah Jaga Tali Persatuan dan Jauhi Perpecahan, Pendidikan Akhlak untuk Pengajar dan Pelajar, Cahaya Purnama Kekasih Tuhan, dan Cahaya Penerang Jiwa.

Pada kesempatan yang lain, Anas juga membagikan sejumlah buku biografi dan pemikiran Ir Soekarno. Terutama pada bulan Juni ini yang memang dideklarasikan secara nasional sebagai bulan Bung Karno.

”Kami ingin kembali membumikan pemikiran dan keteladanan yang telah diberikan oleh para founding fathers bangsa Indonesia ini. Baik dari kalangan agama maupun nasionalis. Agar akar kebangsaan kita tetap kokoh di tengah ujian yang cukup berat ini,” pungkasnya.

(bw/sgt/rbs/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia