Selasa, 07 Jul 2020
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Ipuk Menunggu Momentum untuk Maju Pilbup Banyuwangi

Saat Ini Memilih Fokus Penanganan Covid-19

20 Juni 2020, 18: 48: 42 WIB | editor : Ali Sodiqin

POPULER: Ipuk Festiandani (kiri) menerima Piagam Cabup Favorit versi Pembaca Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) dari GM JP-RaBa Bayu Saksono (tengah) disaksikan Pemimpin Redaksi JP-RaBa Syaifuddin Mahmud di Pendapa Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi.

POPULER: Ipuk Festiandani (kiri) menerima Piagam Cabup Favorit versi Pembaca Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) dari GM JP-RaBa Bayu Saksono (tengah) disaksikan Pemimpin Redaksi JP-RaBa Syaifuddin Mahmud di Pendapa Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi. (RAMADA KUSUMA/RABA)

Share this          

JawaPos.com – Mendapat kepercayaan sebagai Calon Bupati (Cabup) Favorit Pilihan Pembaca Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa) direspons kalem oleh Ipuk Festiandani Azwar Anas alias Dani Azwar Anas. Dia mengaku masih menunggu momen yang tepat untuk melanjutkan langkah yang berkaitan dengan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Banyuwangi 2020.

Meski demikian, istri Bupati Abdullah Azwar Anas tersebut menyampaikan terima kasih kepada para pembaca JP-RaBa yang telah memilihnya sebagai cabup favorit. Bagi dia, kepercayaan pembaca koran harian pagi terbesar di Banyuwangi dan Situbondo, ini merupakan kehormatan yang harus dijawab dengan memberikan kemanfaatan yang sebesar-besarnya untuk masyarakat.

Hal itu diungkapkan Ipuk usai menerima piagam penghargaan Cabup Favorit Pilihan Pembaca JP-RaBa di Pendapa Sabha Swagata Blambangan kemarin (20/6). Piagam tersebut diserahkan langsung General Manager (GM) JP-RaBa Bayu Saksono didampingi Pemimpin Redaksi (Pemred) Syaifuddin Mahmud usai video conference yang dijalani Ipuk di Pendapa Sabha Swagata Blambangan. ”Terima kasih sudah diberi piagam sebagai Cabup Favorit Pilihan Pembaca JP-RaBa. Terima kasih juga kepada masyarakat yang telah mempercayai saya untuk menjadi nomor satu pada polling cabup pilihan pembaca JP-RaBa,” ujarnya.

Namun saat ditanya langkah yang akan dilakukan untuk menyongsong Pilbup Banyuwangi 2020, Ipuk menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya masih berkonsentrasi menunaikan tugas sebagai Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Banyuwangi. Termasuk tugas-tugas PKK dalam membantu pemerintah menangani dampak pandemi Covid-19.

Sebagaimana diketahui, TP-PKK Banyuwangi telah mewujudkan andil dalam penanganan pandemi Covid-19 di Bumi Blambangan. Tidak hanya membagikan bantuan paket sembako kepada para kader yang terimbas penyebaran virus korona, TP-PKK juga memesan masker kain kepada para kader memiliki keterampilan menjahit.

Masker hasil produksi para kader PKK itu dibagikan kepada warga secara cuma-cuma. Dengan demikian pemesanan masker kain tersebut memberikan manfaat ganda, yakni untuk mencegah penularan virus korona dan memberdayakan ekonomi para kader PKK.

Selain itu, yang terbaru TP PKK Banyuwangi kembali berinovasi. Kali ini, inovasi yang digulirkan berupa aplikasi bernama ”Dasawisma”. Dasawisma merupakan aplikasi berbasis android yang berfungsi membantu validasi data PKK menjadi semakin mudah, efektif, dan efisien.

Ipuk mengatakan, aplikasi tersebut merupakan upaya TP-PKK untuk melakukan tertib administrasi. ”Kami ingin validasi data PKK dilakukan secara online agar lebih efektif, efisien, dan murah. Dengan pendataan berbasis aplikasi, kita tidak perlu lagi mengeluarkan biaya fotokopi berkas. Selain itu, datanya juga lebih aman karena tersimpan dalam file,” ujarnya.

Bukan itu saja, dengan pemanfaatan aplikasi ini pendataan rumah tangga di Banyuwangi semakin up to date sehingga program-program yang digulirkan pemerintah semakin tepat sasaran. Dia mencontohkan, beberapa waktu lalu masyarakat sempat heboh lantaran banyak warga yang sudah mampu namun masih mendapat bantuan sosial (bansos) penanganan dampak Covid-19.

Ipuk menuturkan, kasus warga mampu yang masih menerima bansos tersebut terjadi karena data yang belum up to date. Di sinilah PKK mengambil peran. ”Kami di TP-PKK punya kader dasawisma. Masing-masing kader mendata sepuluh sampai 20 rumah tangga. Insya Allah data yang kami input adalah data yang akurat dan akan di-update setiap bulan. Melalui data tersebut data terbaru orang yang telah meninggal, bayi yang lahir, orang yang sudah mentas dari kemiskinan, hingga jumlah bayi yang stunting dan lain-lain, bisa diketahui secara akurat,” kata dia.

Sementara itu, Ipuk menyatakan hingga saat ini dirinya masih menunggu momen yang tepat untuk melanjutkan hasil polling Cabup Favorit Pilihan Pembaca JP-RaBa. Dia juga masih enggan mengungkapkan sosok yang bakal digandeng sebagai calon bupati (cabup) pada pilbup mendatang. ”Sekali lagi, saya masih konsentrasi menjalankan tugas di PKK. Untuk urusan pilbup, nanti ada waktunya,” kata dia sembari tersenyum.

Seperti diberitakan kemarin, JP-RaBa kembali mewujudkan kontribusi bagi masyarakat kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini. Menyongsong pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Banyuwangi 2020, koran harian pagi terbesar di Banyuwangi dan Situbondo ini menggelar jajak pendapat (polling) calon bupati (cabup) pilihan pembaca.

Polling digelar dengan sangat demokratis. Bagaimana tidak, pada tahap awal, setiap pembaca berhak mengusulkan nama cabup favorit pilihan masing-masing. Nama-nama itu lantas disaring menjadi 30 besar dan terus dikerucutkan hingga sepuluh besar berdasar perolehan dukungan terbanyak.

Hasilnya, hingga tahap akhir jajak pendapat tersebut, Ipuk Festiandani Azwar Anas berhasil keluar sebagai juara dengan perolehan dukungan mencapai 39,2 persen. Perolehan dukungan istri Bupati Abdullah Azwar Anas ini jauh mengungguli figur yang menempati ranking dua, yakni R. Bomba Sugiarto. Pria yang telah mendaftar sebagai calon wakil bupati (cawabup) lewat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengumpulkan dukungan sebanyak 23,9 persen.

Posisi ketiga ditempati Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Banyuwangi Supriyadi K.S. dengan dukungan sebanyak 13,1 persen. Sedangkan peringkat empat dan kelima masing-masing ditepati Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Ainur Rofik dengan dukungan sebanyak 6,6 persen dan Ketua Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banyuwangi Samsudin Adlawi yang mengumpulkan dukungan sebanyak 5,9 persen.

(bw/sgt/rbs/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia