Selasa, 07 Jul 2020
radarbanyuwangi
Home > Kesehatan
icon featured
Kesehatan

PMI Jatim Kirim Bantuan Sprayer untuk 11 Pondok Pesantren

20 Juni 2020, 15: 49: 39 WIB | editor : Ali Sodiqin

Ketua PMI Banyuwangi Yusuf Widiyatmoko (tengah) menyerahkan Bantuan Sprayer dari PMI Jatim untuk sejumlah pondok pesantren di Banyuwangi.

Ketua PMI Banyuwangi Yusuf Widiyatmoko (tengah) menyerahkan Bantuan Sprayer dari PMI Jatim untuk sejumlah pondok pesantren di Banyuwangi. (PMI BWI For RaBa)

Share this          

JawaPos.com – PMI Provinsi Jatim menyerahkan bantuan peralatan semprotan (sprayer) disinfektan dan cairan karbol untuk sebelas pondok pesantren (ponpes) di Banyuwangi. Bantuan yang diserahkan melalui PMI Banyuwangi pada Jumat (19/6) itu diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko kepada perwakilan dari sebelas pondok pesantren.

Dalam sambutannya, Wabup Yusuf mengatakan penyerahan peralatan kepada sebelas ponpes di Banyuwangi adalah hak sepenuhnya PMI Provinsi Jatim. Dalam keterangannya, PMI Jatim meminta kepada Kementerian Agama Jatim untuk mendata ponpes di Jatim untuk diberi 1.000 alat penyemprot dan 700 westafel untuk cuci tangan.

Bantuan peralatan tersebut diberikan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di ponpes. ”Oleh PMI Jatim, barang tersebut dikirim ke PMI Banyuwangi untuk diberikan kepada sebelas ponpes yang menerima. Mudah-mudahan peralatan ini bermanfaat untuk mencegah Covid-19, jangan sampai ada klaster baru Covid-19 dari kalangan ponpes,” kata Yusuf yang juga Ketua PMI Banyuwangi ini.

Sementara itu, Wakil Ketua I PMI Banyuwangi Dr H Nurhadi MM menambahkan, PMI Banyuwangi telah mengambil langkah-langkah kesiapsiagaan dan respons Covid-19 sejak tanggal 17 Maret 2020. Beragam bentuk kegiatan sudah dilakukan, diantaranya penyemprotan/spraying, diantaranya menyasar lokasi area publik/fasilitas umum, sekolah, masjid/musala, pasar, terminal, pelabuhan, dinas/instansi/lembaga, perusahaan, perbankan, serta permukiman warga dan pondok pesantren. ”Jumlah lokasi yang telah di-spraying sampai 18 Juni 2020 sebanyak 783 lokasi dengan jumlah penerima manfaat spraying sebanyak 224.777 jiwa,” jelasnya.

Selain itu, imbuh Nurhadi, PMI Banyuwangi juga menyediakan pelayanan kesehatan dalam bentuk pengukuran/deteksi suhu dengan penerima manfaat pengukuran suhu 97.039 jiwa. Serta promosi kesehatan dalam bentuk siaran keliling dan pembagian leaflet dengan penerima manfaat 118.121 jiwa.

”PMI Banyuwangi juga mendistribusikan bantuan berupa beras dalam kemasan 5 kg dan masker kain dan masker medis, PHBS/Covid KIT, distribusi air bersih untuk tandon dengan jumlah penerima manfaat distribusi bantuan 47.829 jiwa. Sasaran penerima bantuan pengemudi becak, ojek online, loper koran, pedagang kaki lima, sopir angkutan, pedagang asongan, warga terdampak Covid-19,” pungkas mantan Kepala Dinas Pendidikan ini.

(bw/ics/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia