Selasa, 07 Jul 2020
radarbanyuwangi
Home > Genteng
icon featured
Genteng

Perairan Muncar Diterjang Angin Kencang

20 Juni 2020, 11: 45: 59 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

MENUNGGU REDA: Sejumlah perahu nelayan disandarkan di Pelabuhan TPI Satelit, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, kemarin (19/6).

MENUNGGU REDA: Sejumlah perahu nelayan disandarkan di Pelabuhan TPI Satelit, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, kemarin (19/6). (BAGUS RIO/JAWAPOS.COM)

Share this          

MUNCAR, Jawa Pos Radar Genteng-Cuaca ekstrem dengan angin kencang, membuat nelayan yang tinggal di sepanjang pesisir Pantai Muncar, tidak ada yang melaut. Mereka terpaksa melempar jangkar karena takut bekerja.

Angin yang kencang itu, dikhawatirkan bisa mendatangkan ombak yang besar. Biasanya, angina kencang datang mulai petang hingga dini hari. “Kami tidak berani melaut, ini sangat berbahaya,” cetus Hasan, 52.

Menurut Hasan, para nelayan sudah empat hari tidak melaut karena cuaca sedang tidak bersahabat. Saat ini, semua perahu dan kapal diparkir di sekitar pelabuhan. “Yang bisa dilakukan memperbaiki perahu dan mencari pekerjaan lain,” kata nelayan asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar itu.

Koordinator Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Satelit, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Tukimin meminta kepada masyarakat, terutama nelayan yang berada di pesisir pantai, untuk mewaspadai hembusan angin kencang hingga beberapa hari ke depan. Diprediksi, angin kencang itu akan terus berhembus sampai tiga hari kedepan. “Angin kencang ini membuat ombak besar, diperkirakan ketinggian ombak mencapai 2,5 meter hingga tiga meter,” ungkapnya.

Tiupan angin yang cukup kencang itu, terang dia, Bukan hanya di perairan Muncar saja, tapi merata di wilayah Banyuwangi Selatan. “Kecepatan angin itu dampak tingginya tekanan udara, hampir seluruh perairan di Banyuwangi selatan kini anginnya besar,” katanya.(*)

(bw/rio/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia