Selasa, 07 Jul 2020
radarbanyuwangi
Home > Kesehatan
icon featured
Kesehatan

Gerakan 100 Rapid Test untuk Warga dari Dokter Agung Mulyono

20 Juni 2020, 07: 05: 59 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

RUTIN TURBA: Dokter Agung Mulyono(tiga dari kanan) saat menyerahkan bantuan ke posko kampung tangguh kemarin.

RUTIN TURBA: Dokter Agung Mulyono(tiga dari kanan) saat menyerahkan bantuan ke posko kampung tangguh kemarin. (TOHA/JAWAPOS.COM)

Share this          

BANYUWANGI – Dokter Agung Mulyono melakukan Gerakan Rapid Test Warga (GRW). Gerakan yang dimulai pada Jumat (19/6) ini diawali dengan penyediaan fasilitas 100 rapid test untuk warga yang tersebar di beberapa titik. Sejak awal kemunculan Covid-19 di Indonesia, anggota DPRD provinsi dari Partai Demokrat ini memang sangat konsisten membantu warga dalam menekan angka penyebaran virus tersebut. Berbagai langkah mandiri pun dilakukan oleh anggota DPRD Provinsi dua periode ini.

Kali ini, anggota DPRD Provinsi yang setiap bulan aktif turun dapil ini menyediakan 100 rapid test untuk warga. Menurut dokter Agung, dengan rapid test ini diharapkan warga yang rentan terhadap virus korona ini dapat dikendalikan. ”GRW ini bentuk gotong royong dalam memberi dukungan kepada pemerintah melawan pandemi Covid-19. Tes cepat masal ini diharapkan dapat menekan angka virus korona,” kata Ketua Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan Partai Demokrat Jatim ini.

Kamis (18/6) kemarin dokter Agung bersama relawan GRW menggelar rapid test gratis di beberapa titik wilayah, di antaranya Desa Sukonatar dan Puskesmas Tegaldlimo. Kegiatan itu juga dihadiri Camat Tegaldlimo dan Kapolsek Tegaldlimo serta Wakil Danramil Tegaldlimo. Selain memberikan rapid test gratis, dokter Agung juga menyerahkan bantuan ke kampung tangguh. Bantuan ini berupa sembako, masker, biskuit untuk balita, gula, beras, mi instan, dan APD.

”Jadi gerakan GRW ini merupakan perintah Ketua DPD Partai Demokrat Jatim sekaligus upaya preventif untuk melawan Covid-19. Sekaligus bentuk nyata atau kepedulian terkait pandemi ini, di mana kita semua merupakan bagian dari bangsa Indonesia yang secara gotong royong, bersama-sama dengan tingkat solidaritas yang ada, kita bersatu melawan Covid-19 ini,” ujar alumnus Fakultas Kedokteran Unair ini kemarin.

Dalam kesempatan itu, dokter yang hobi bermain musik ini menegaskan agar masyarakat tetap waspada terhadap perkembangan virus korona. Salah satu cara untuk menekan angka penyebaran yakni dengan mematuhi protokol kesehatan. ”Apalagi PSBB Surabaya Raya resmi dihentikan. Penghentian PSBB Surabaya itu diputuskan pada saat angka kasus positif korona di Jawa Timur masih terus melonjak,” kata pria yang menjadi salah satu nominasi Bupati Banyuwangi ini.

Karena itu, anggota Komisi B DPRD Provinsi Jatim ini tetap menyarankan agar masyarakat tidak perlu ke luar kota terlebih dahulu. Dokter Agung menyarankan agar masyarakat tetap memperkuat sistem imun tubuh.  Sebab ini merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menangkal penularan virus ini. Tidak hanya virus korona, sistem imun tubuh yang kuat juga dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit lainnya. ”Pesan saya 3D yaitu Disiplin jaga jarak, Disiplin pakai masker, dan Disiplin cuci tangan,” pungkas putra Tegaldlimo ini. (*)

(bw/mls/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia