Kamis, 28 May 2020
radarbanyuwangi
Home > Politik & Pemerintahan
icon featured
Politik & Pemerintahan

Bagikan BHR, Ruliyono Desak Percepatan Pemulihan Ekonomi

19 Mei 2020, 17: 53: 23 WIB | editor : Ali Sodiqin

UNTUK KADER: Ruliyono menyampaikan sambutan sebelum penyerahan BHR kepada pengurus harian dan pengurus pleno DPD Golkar Banyuwangi di kantor partai beringin tersebut Senin sore (18/5).

UNTUK KADER: Ruliyono menyampaikan sambutan sebelum penyerahan BHR kepada pengurus harian dan pengurus pleno DPD Golkar Banyuwangi di kantor partai beringin tersebut Senin sore (18/5). (Sigit hariyadi/raba)

Share this          

JawaPos.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Ruliyono mendorong Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Banyuwangi secepatnya melakukan tes cepat (rapid test) secara masal di Bumi Blambangan. Dengan memperluas deteksi dini, langkah-langkah terukur untuk menekan penularan dan penyebaran penyakit akibat serangan virus korona bisa segera dilakukan.

Selain itu, Ruliyono juga mendorong eksekutif agar segera melakukan upaya pemulihan ekonomi Banyuwangi. Sebab, sejauh ini belum ada pihak mana pun yang bisa memprediksi kapan pandemi virus korona berakhir.

Hal itu dia sampaikan saat memimpin pembagian Bantuan Hari Raya (BHR) bagi para Pengurus Pleno dan Pengurus Harian DPD Golkar Banyuwangi Senin sore (18/5). ”Kita tidak tahu kapan pandemi Covid-19 berlalu. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan adanya kemungkinan virus korona tidak akan hilang,” ujarnya.

Karena itu, kata Ruliyono, mau tidak mau masyarakat harus beradaptasi untuk menghadapi era new normal. Masyarakat usia produktif bisa tetap bekerja dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus korona, di antaranya rajin mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, dan menjaga jarak fisik minimal 1,5 meter.

Menurut Ruliyono, jika masyarakat tidak bisa segera bekerja, maka sektor perekonomian bisa ambruk. Pemutusan hubungan kerja (PHK) pun berpotensi semakin masif.

Selain menyarankan masyarakat tetap bekerja dengan menaati protokol kesehatan, Ruliyono juga menyarankan Pemkab Banyuwangi melakukan langkah-langkah lain untuk memulihkan perekonomian. Termasuk menghidupkan kembali sektor pariwisata. ”Percepatan pemulihan ekonomi salah satunya bisa dilakukan dengan memberikan insentif bagi wisatawan yang datang ke Banyuwangi. Misalnya diskon tarif sewa kamar hotel, dan lain-lain,” ujarnya. Namun, imbuh Ruliyono, operasional hotel juga harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut Ruliyono memimpin pembagian BHR bagi Pengurus Pleno dan Pengurus Harian DPD Golkar Banyuwangi. Pembagian BHR tersebut merupakan tahap akhir setelah bantuan serupa disalurkan kepada segenap jajaran pengurus Golkar, mulai pimpinan desa dan pimpinan kecamatan dari seantero Banyuwangi. ”Terima kasih kepada pimpinan dan anggota Fraksi Golkar di DPRD Banyuwangi atas kontribusinya sehingga BHR ini bisa disalurkan kepada pengurus Golkar mulai tingkat desa hingga pengurus DPD Banyuwangi,” pungkasnya.

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia