Kamis, 28 May 2020
radarbanyuwangi
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah
PMI BANYUWANGI

Dapat Bantuan Sarpras Covid-19 dari Palang Merah AS

07 Mei 2020, 10: 29: 33 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

SIMBOLIS: Ketua PMI yang juga Wabup Banyuwangi Yusuf Widiyatmoko (dua dari kanan) menyerahkan bantuan Sarpras Covid-19 kepada perwakilan lurah di Banyuwangi. (RAMADA KUSUMA/RABA)

SIMBOLIS: Ketua PMI yang juga Wabup Banyuwangi Yusuf Widiyatmoko (dua dari kanan) menyerahkan bantuan Sarpras Covid-19 kepada perwakilan lurah di Banyuwangi. (RAMADA KUSUMA/RABA)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Bantuan penanganan Covid-19 di Banyuwangi terus mengalir. Kemarin (6/5) Palang Merah Amerika (American Red Cross) memberikan bantuan sarana dan prasarana penanganan Covid-19 berupa ribuan masker, hand sanitizer, APD, dan tandon pencucian tangan ke PMI Banyuwangi.

Ketua PMI Banyuwangi Yusuf Widyatmoko mengatakan, bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan kepada warga sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19. Bantuan dari Palang Merah Amerika Serikat (AS) ini langsung diserahkan ke wilayah yang menjadi sasaran, yakni Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Banyuwangi dan Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri.

Penyerahan pun langsung dilakukan pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Banyuwangi kepada lurah masing-masing di Kantor PMI Cabang Banyuwangi. ”Ini bantuan dari Palang Merah Amerika. Ini tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat yang nanti kira-kira bisa digunakan dengan baik,” jelas Yusuf Widyatmoko.

Bantuan Palang Merah Amerika yang datang sendiri berupa 15 unit tandon dan tempat cuci tangan, 4 ribu masker kain, 300 Covid Kit yang berisi hand sanitizer, tisu basah, sabun cuci tangan, antiseptik, dan masker kain. Ada juga 100 unit baju hazmat, 20 kacamata safety, 20 pasang sarung tangan kain, 20 pasang sepatu bot, 20 unit helm safety, 20 unit masker respirator single, dan 3 unit thermo gun.

Yusuf meminta supaya bantuan ini bisa disalurkan tepat sasaran. Menurutnya, bantuan ini diharapkan tidak hanya sekadar diberikan saja. Tetapi juga bisa digunakan masyarakat sehingga memberi manfaat. ”Saya sampaikan supaya ini bisa tepat sasaran. Tidak hanya diperbantukan tapi tidak digunakan. Yang penting masyarakat bisa betul menggunakan bantuan ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua I PMI Banyuwangi Nurhadi menyatakan, dua kelurahan yang menjadi sasaran bantuan merupakan pilot project program ini. Fokus bantuan pada dua lokasi pilot project (Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Banyuwangi dan Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri) memang merupakan kerja sama antara PMI dan Palang Merah Amerika. ”Nilainya Rp160 juta. Bentuknya barang ada kit korona, hand sanitizer sabun antiseptik, baju hazmat, sepatu bot sarung tangan, dan lain-lain,” tandasnya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi ini menambahkan, PMI Kabupaten Banyuwangi telah mengambil langkah-langkah kesiapsiagaan dan respons Covid-19 mulai tanggal 17 Maret 2020. Bentuk kegiatan di antaranya penyemprotan/spraying yang menyasar area publik/fasilitas umum, sekolah, masjid/musala, pasar, terminal, pelabuhan, dinas/instansi/lembaga, perusahaan, perbankan, permukiman warga. Jumlah lokasi yang telah di-spraying sampai 6 Mei 2020 sebanyak 373 lokasi, dengan jumlah penerima manfaat spraying sebanyak 138.330 jiwa.

Nurhadi mengatakan, PMI Banyuwangi juga melakukan upaya pelayanan kesehatan dalam bentuk pengukuran/deteksi suhu di beberapa titik, yaitu Pos Terpadu Terminal Brawijaya, Pos Terpadu Rest Area Tamansari Licin, dan Pos Terpadu Pelabuhan Penyeberangan ASDP Ketapang. Pelaksanaan pengukuran suhu mulai tanggal 8 April 2020, sementara penerima manfaat pengukuran suhu mencapai 72.039 jiwa.(fre/*/als/c1)

(bw/fre/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia