Kamis, 28 May 2020
radarbanyuwangi
Home > Berita Daerah
icon featured
Berita Daerah

HIPMI Usulkan Pelajar Mulai Memanfaatkan Lahan Pekarangan

Mengisi Waktu Luang Saat Pandemi Corona

26 April 2020, 11: 07: 19 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

Ketua Umum BPC HIPMI Banyuwangi, Dede Abdul Ghany

Ketua Umum BPC HIPMI Banyuwangi, Dede Abdul Ghany

Share this          

 

MENGISI WAKTU LUANG: Waktu panjang belajar dirumah selain diisi kegiatan akademik, pelajar Banyuwangi bisa diarahkan berkebun dengan memanfaatkan lahan pekarangan

MENGISI WAKTU LUANG: Waktu panjang belajar dirumah selain diisi kegiatan akademik, pelajar Banyuwangi bisa diarahkan berkebun dengan memanfaatkan lahan pekarangan

Jawapos.com-Rapat virtual konsolidasi antara BPD HIPMI Jatim bersama BPC HIPMI Banyuwangi pada Sabtu (25/4) berlangsung gayeng. Beragam usulan disampaikan pengusaha muda Banyuwangi dalam upaya membantu pemerintah dalam menekan dan memberantas virus Corona. Dengan sabar Ketua Umum BPD HIPMI Jatim dr Mufti Anam menjawab satu per satu pertanyaan para sahabatnya di Banyuwangi.

Menurut dr Mufti, sejak sekolah, kampus, hingga kantor pemerintah dan swasta mengurangi kegiatan yang bersifat interaksi langsung. Para siswa mulai belajar di rumah untuk beberapa waktu ke depan. Para guru memberi tugas dan mengajar melalui media online. Demikian juga dengan para mahasiswa. Mereka "kuliah" di rumah, sementara sang dosen bertindak sebagai pemandu melalui internet.

Kendati para siswa dan mahasiswa tidak masuk sekolah atau kampus, diharapkan mereka benar-benar belajar, tidak bepergian ke mana-mana, terutama ke tempat berkumpulnya banyak orang. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kemungkinan terinfeksi virus yang sangat membahayakan itu. Istilah kerennya adalah tindakan "social distancing" alias membatasi diri dalam berinteraksi dengan orang lain. Semuanya dianjurkan lebih banyak bekerja dan belajar di rumah. Bagi para pelajar, apakah ia siswa maupun mahasiswa, belajar di rumah bisa menjadi kesempatan yang bagus untuk melatih kemandirian. Menyelesaikan tugas yang diberikan guru atau dosen serta menambah pengetahuan secara lebih leluasa dapat dilakukan di rumah. “Jika mau virus ini cepat hilang, maka kita harus patuh pada anjuran pemerintah,” kata anggota Komisi VI DPR RI ini.

Ketua Umum BPC HIPMI Banyuwangi Dede Abdul Ghany mengatakan, HIPMI Banyuwangi mengusulkan kepada Dinas Pendidikan Banyuwangi untuk memaksimalkan  belajar mengajar siswa selama dirumah. Selain memberikan tugas akademik, para siswa/siswi itu bisa diarahkan untuk belajar mencintai lingkungan, salah satunya adalah berkebun dirumah dengan memanfaatkan pekarangan rumah. “Program ini sudah digagas oleh Pemkab Banyuwangi se-antero Banyuwangi, mengapa tidak jika dalam kondisi seperti ini program tersebut bisa dijadikan kegiatan ekstrakurikuler bagi para pelajar Banyuwangi,” kata pengusaha tambang ini.

Hal senada dikatakan oleh Sekretaris Umum HIPMI Banyuwangi Ferdy Elfian. Menurut Ferdy, bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan perkarangan rumah merupakan peluang bisnis bagi ibu rumah tangga apabila jeli dalam memanfaatkannya. Meski pekarangan rumah tidak memberikan hasil maksimal seperti peluang usaha lainnya yang diterapkan di lahan luas, tetapi paling tidak dapat meminimalisir biaya untuk belanja dapur terutama kebutuhan akan sayur. Contohnya cabe, jahe, lengkuas, kunyit yang berfungsi sebagai repah-rampah kebutuhan dapur dirumah. (*)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia