Jumat, 10 Apr 2020
radarbanyuwangi
Home > Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Atletik Kirim Lima Atlet ke PON Papua

12 Maret 2020, 06: 49: 28 WIB | editor : Syaifuddin Mahmud

AtTLET GAEK: Yudi Dwi Nugroho dan Nikmatullah Nafiah kembali turun di PON tahun ini

AtTLET GAEK: Yudi Dwi Nugroho dan Nikmatullah Nafiah kembali turun di PON tahun ini (Agus Sujiyono for RaBa)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi - Cabang olahraga atletik Banyuwangi akhirnya memastikan perwakilan perwakilan atlet Banyuwangi ke ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua. Ada lima atlet yang sudah dipastikan akan memperkuat kontingen Provinsi Jawa Timur di ajang empat tahunan itu.

Mereka adalah Yudi Dwi Nugroho  yang turun di nomor 100 meter, 200 meter dan estafe 4 X 100 meter; Nikmatullah Nafiah, yang turun di 400 meter dan estafet 4 X 400 meter Debi Bayu Pangestu di kelas 4X100 meter, Dedi Irawan di nomor lompat tinggi dan Haris Halim Setiadi yang turun di kelas 110 meter gawang dan estafet 4X 100meter. Dua nama pertama yaitu Yudi dan Nafiah adalah atlet gaek yang sudah turun dan membawa emas di dua Edisi PON sebelumya. Sedangkan tiga lainya adalah atlet yang baru turun di PON edisi tahun ini. 

Ketua Harian Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Banyuwangi, Agus Sujiyono mengatakan kelima atlet tersebut sudah dipastikan akan turun di PON Papua nanti. Mereka yang turun menurutnya adalah atlet atletik dengan limit waktu sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan Pengprov PASI Jatim. Untuk Yudi dan Nafiah meski sudah termasuk atlet senior, limit waktu mereka masih masuk dalam standar yang ditetapkan. Sedangkan Haris dan Dedi, sejak tahun 2019 lalu sudah ditarik ke Puslatda PON Jatim. 

"Dedi dan Haris awalnya jadi andalan kita di Porprov 2019, tapi karena diminta Puslatda ya kita berikan. Kita rela karena mereka akan naik ke level yang lebih baik," ujar Agus.  Sedangkan Debi Bayu yang memperoleh emas di Porprov 2019 lalu masuk ke Puslatda karena prestasinya di ajang tersebut. Dia pun menjadi harapan baru untuk cabor atletik di ajang PON bulan Oktober mendatang. Dari kelima atlet tersebut, Agus menargetkan Jawa Timur bisa memperoleh minimal satu emas, dua perak dan dua perunggu.

Yudi masih berpeluang paling besar mendapatkan medali emas di PON nanti. Catatan waktunya di kelas 100 meter dan 200 meter dianggap masih yang terbaik. Sedangkan Nafiah, sebenarnya juga masih berada di level yang bagus. Namun Agus hanya menargetkan medali perak untuk satu-satunya atlet wanita dari cabor atletik itu. "Meski mereka sekarang tidak langsung bersentuhan dengan kita, tapi mereka ini bibit atlet yang kita bina dari Banyuwangi. Kita harus memberi dukungan untuk merek," tandasnya.(fre)

(bw/fre/aif/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia