Jumat, 10 Apr 2020
radarbanyuwangi
Home > Ekonomi Bisnis
icon featured
Ekonomi Bisnis
BP JAMSOSTEK

Kecamatan Tegalsari Pelopor Sadar Jamsostek

10 Maret 2020, 07: 47: 23 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

Kecamatan Tegalsari Pelopor Sadar Jamsostek

Share this          

 BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) menyerahkan langsung bukti kepesertaan Tenaga Harian Lepas (THL) atas Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Camat Tegalsari Satriyo, pada Jumat (6/3). Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Banyuwangi Iman S Achwan menjelaskan, penyerahan bukti kepesertaan THL ini sebagai wujud amanat UU 24 Tahun 2011 tentang Program Jaminan Sosial sebagaimana diatur dalam UU No. 40 Tahun 2004. “Sesuai UU No. 24 Tahun 2011 Setiap Pekerja (termasuk pekerja pada penyelenggara negara) wajib menjadi peserta program jaminan sosial,” kata Iman.

       Iman mengungkapkan, kepedulian Camat Tegalsari kepada THL yang bekerja di lingkungan Kantor Camat Tegalsari mendapatkan apresiasi dari Kepala Kantor Cabang BP Jamsostek Banyuwangi dengan penyerahan langsung bukti kepesertaan THL Kecamatan Tegalsari atas Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Camat Tegalsari Satriyo.

       Camat Tegalsari Satriyo mengatakan, program Jamsostek banyak manfaatnya bagi pekerja. Salah satunya membantu keluarga jika si pekerja mengalami kecelakaan kerja, atau sampai meninggal dunia. Dalam program ini, para THL mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm) dan Jaminan Hari Tua (JHT) dari BP Jamsostek dengan total iuran Rp.144.456/orang/bulan. Sejumlah Rp 12.501 untuk JKK dan JKm, sedangkan Rp131.955 untuk JHT.

       “Dari 6 desa yang berada di wilayah operasional Kecamatan Tegalsari, sebanyak 3 desa perangkatnya belum terlindungi program BP Jamsostek. Ini akan segera ditindaklanjuti untuk pendaftaran kepesertaannya melalui APBDes,” ungkap Satriyo.

       Iman menambahkan, sebagaimana PP 82 Tahun 2019, peningkatan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm) tanpa kenaikan iuran. Apabila terjadi resiko kecelakaan kerja seluruh biaya pengobatan dan perawatan menjadi beban BP Jamsostek sampai peserta sembuh sesuai indikasi medisnya dan apabila peserta meninggal dunia akan mendapat santunan sebesar 42 Juta.

       “Harapan kami selaku Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, melalui Kecamatan Tegalsari sebagai pioneer kepesertaan BP Jamsostek bagi THL di kecamatan dapat menjadi energi positif bagi 24 Kecamatan lain di Kabupaten Banyuwangi,” pungkas Iman. (*/aif)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia