Jumat, 10 Apr 2020
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi

BLK Banyuwangi Buka PBK Tahap II

27 Februari 2020, 21: 09: 25 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

KOMPAK: Kepala BLK Rusman, Kapolsek Kompol Muhammad Zainuri, bersama peserta pelatihan di BLK Banyuwangi, Selasa (25/2).

KOMPAK: Kepala BLK Rusman, Kapolsek Kompol Muhammad Zainuri, bersama peserta pelatihan di BLK Banyuwangi, Selasa (25/2). (BAGUS RIO/JAWAPOS.COM)

Share this          

MUNCAR, Jawa Pos Radar Genteng-Pelatihan berbasis kompetensi (PBK) tahap II di Balai Latihan Kerja (BLK) Banyuwangi, Kementrian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI tahap II tahun 2020, resmi dibuka pada Selasa (25/2).

Untuk tahap II ini, ada 96 peserta yang mengikuti pelatihan di lima kejuruan, dan dibuka oleh Kepala BLK Banyuwangi, Rusman dengan didampingi Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Muncar.

Kasi Penyelenggaraan dan pemberdayaan BLK Banyuwangi, Sri Yanto mengatakan, dalam rangka meningkatkan kompetisi dan daya saing calon tenaga kerja, dibutuhkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang memadai bagi calon tenaga kerja. Untuk mendukung itu, maka perlu menyelenggarakan PBK di BLK Banyuwangi. “Dasar pelaksanaan ini undang-undang (UU) nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan,” katanya.

Tujuan pelaksanaan ini, jelas dia, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada calon pencari kerja. Selain itu, juga membekali pengetahuan kewirausahaan. “Tujuan utamanya membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran,” ujarnya.

Dalam tahap II ini, terang dia, diikuti 96 peserta yang berasal dari Kabupaten Banyuwangi. Mereka mengikuti pelatihan di lima kejuruan, yakni pengolahan buah, pembuatan roti dan kue, tour guide, front office, dan hidproponik. "Setiap kejuruan ada 16 peserta, untuk kejuruan tour guide ada dua kelas," katanya.

Kepala BLK Banyuwangi, Rusman menjelaskan pelatihan ini untuk membentuk SDM yang berkualitas di Kabupaten Banyuwangi. Sehingga, bisa dan mampu berdaya saing dengan kabupaten lainnya. “Seluruh kabupaten saat ini bersaing, dengan adanya BLK di Banyuwangi ini bisa membantu peningkatan SDM yang mampu berdaya saing. Makanya peserta kita ambil dari Banyuwangi,” katanya.

Perkembangan Kabupaten Banyuwangi, saat ini terus meningkat, terutama di sektor ekonomi dan pariwisata. Potensi Banyuwangi sangat besar, dan itu harus bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. “Peserta yang mengikuti pelatihan ini harus bisa mengembangkan kemampuan dan bisa berdaya saing dengan perkembangan Banyuwangi saat ini,” katanya.(*)

(bw/rio/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia