Jumat, 10 Apr 2020
radarbanyuwangi
Home > Edukasi
icon featured
Edukasi
SMPN 1 Genteng

Gelar Pentas Seni Operet Milenial

27 Februari 2020, 21: 07: 08 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

KEARIFAN LOKAL: Siswa kelas IX H menampilkan operet Emak Kualon dengan konsep keseharian Suku Oseng.

KEARIFAN LOKAL: Siswa kelas IX H menampilkan operet Emak Kualon dengan konsep keseharian Suku Oseng. (KRIDA HERBAYU/JAWAPOS.COM)

Share this          

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Para siswa kelas IX SMPN 1 Genteng, tampil habis-habisan dalam pagelaran seni, kemarin (27/2). Setiap kelas menampilkan kesenian daerah dan modern yang dikemas dalam operet yang apik dan kreatif.

Dalam kegiatan yang digelar sehari itu, sembilan kelas di sekolah itu menampilkan berbagai seni. Mereka diberi kebebasan untuk menampilkan seni dan budaya. “Setiap kelas di kelas IX menampilkan operet dengan tema dan properti yang berbeda,” cetus Kepala SMPN 1 Genteng HM. Sodiq, seraya menyebut melalui pentas seni ini para siswa agar dapat berkomunikasi dan menciptakan suatu ide yang kreatif, komplek, dan dapat diterima secara umum.

Dalam pagelaran seni itu, terang dia, para siswa wajib menerapkan 4 C, communication, collaboration, creativity, dan critcal thinking. Mereka harus bisa berkomunikasi secara intensif dengan seluruh siswa dalam satu kelas. “Siswa di satu kelas harus berkolaborasi dan menghasilkan perfomance yang bagus,” katanya.

HM Shodiq

HM Shodiq

Dalam pentas seni ini, jelas dia, para siswa dituntut bisa menciptakan kreativitas yang tinggi dan saling memberikan kritik yang konstruktif di antara mereka. “Ini untuk menciptakan siswa satu dengan yang lain dapat saling menghargai pendapat, dan saling mengerti dalam anggota kelompok,” ujarnya.

Dalam pagelaran seni itu, jelas dia, para siswa dari kelas IX A hingga IX I menampilkan judul tiga pantangan, keberagaman  budaya Indonesia, sosial budaya, pelet sewu dino, kita satu dengan segala perbedaan, Revolusi Industri 4.0, Ider bumi, emak kualon, dan asal usul jaranan buto Cemetuk. “Para siswa tampil penuh semangat dan all out,” ungkapnya bangga.

Dengan judl yang dibawa, masih kata dia, para siswa tidak hanya menampilkan kesenian tradisional, penampilannya juga dikemas dengan konsep milenial. “Dengan begitu kreativitas siswa dalam berkarya tidak dibatasi. Kami juga bangga dengan apa yang ditampilkan para siswa kelas IX, SMPN I Genteng itu,” katanya.(*)

(bw/kri/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia