Selasa, 25 Feb 2020
radarbanyuwangi
icon featured
Berita Daerah
Rayyan Blambangan College

Bekerja di Kapal Pesiar, Hotel, dan Resort dengan Gaji Tinggi

03 Februari 2020, 07: 51: 33 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

MEGAH: Kampus Bekerja Rayyan Blambangan College di Jalan MH Thamrin 208 Banyuwangi

MEGAH: Kampus Bekerja Rayyan Blambangan College di Jalan MH Thamrin 208 Banyuwangi

Share this          

RAYYAN Blambangan College Banyuwangi me-launching kampus baru. Peresmian kampus yang beralamat di Jalan MH Thamrin 208, Kelurahan Pengantigan, Kecamatan Banyuwangi ini dilakukan pada Kamis (30/1).

       Sejumlah tamu undangan hadir. Ada perwakilan Kelurahan Pengantigan, Ketua Asosiasi Kepala Desa Kabupaten (Askab) Banyuwangi Anton Sujarwo, Perwakilan Papdesi Budiharto, dan DinasTenaga Kerja. Hadir pula Perwakilan Rayyan Hospitality management and consultant Malaysia, Restaurant Operasional Manager Holland America Line Helmy, Managing Director of PT ISS I Putu Alit Budi Sastrawan, serta sejumlah undangan lainnya. 

KELAS REPRESENTATIF: Suasana ruang belajar mengajar didukung praktisi yang puluhan tahun bekerja di kapal pesiar dan hotel dibelahan negara

KELAS REPRESENTATIF: Suasana ruang belajar mengajar didukung praktisi yang puluhan tahun bekerja di kapal pesiar dan hotel dibelahan negara

       Direktur Rayyan Blambangan College Banyuwangi Ali Iqbal mengatakan, kampus baru yang memiliki  moto ”Keliling Dunia Dulu, Jadi Pengusaha Kemudian” ini merupakan sebuah kebutuhan untuk menciptakan kenyamanan proses belajar mengajar di Rayyan Blambangan College Banyuwangi. Fasilitas yang tepat dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan keberhasilan peserta didik.

       Fasilitas yang disediakan merupakan bagian yang menentukan dari pembelajaran terpadu yang diberikan kepada semua peserta didik. Fasilitas pelatihan dan pembelajaran tersebut memainkan peran penting dalam mempersiapkan peserta didik untuk memulai perjalanan karir pada kondisi nyata di dunia perhotelan dan kapal pesiar. ”Jika sebelumnya kampus ini beralamat di Jalan Hayam Wuruk 57 Banyuwangi, mulai hari (Kamis/30/1) semua proses akademik berpindah di kampus baru yang lebih representatif,” kata pria yang sudah puluhan tahun mengabdi di kapal pesiar ini.

       Ali menjelaskan, kampus baru dilengkapi laboratorium yang memadai, seperti fasilitas bar, restoran, kafe, front office, kamar hotel sekelas bintang 5. Ada pula dormitory, musala, dan tempat parkir yang luas.

       Untuk kapasitas kelas cukup menampung hingga 200 lebih siswa. Proses pendidikan di Rayyan ada dua kelas program. Pertama, program reguler dengan lama pendidikan 1 tahun (setara Diploma Satu) dengan komposisi 6 bulan teori, 6 bulan on the job training ke Malaysia, Turki, Qatar, Dubai, dll. Jalur pendidikan kedua adalah kelas eksekutif yang dikhususkan untuk para pegawai. Artinya, mereka sudah bekerja di hotel, pengalaman training dihotel, namun ingin mendalami ilmu perhotelan maupuan kapal pesiar. Lama pendidikan untuk program ini hanya 3 bulan.

”Rayyan Blambangan juga bekerja sama dengan Rayyan Hospitality management and Consultant Malaysia sebagai pihak penerimaan Internship dan Job Training di Malaysia. PT ISS managemen Bali sebagai agen perekrutan kapal pesiar yang saat ini memiliki kuota yang harus dipenuhi 1.500 orang hingga tahun 2021,” ungkap pria asal Desa Karangbendo, Rogojampi yang mahir lima bahasa asing ini.

       Ali menjelaskan, LPK Rayyan Blambangan College sangat optimistis mampu melatih dan mencetak generasi milenial menjadi calon-calon hotelier atau kandidat-kandidat baru dalam dunia pariwisata dan perhotelan, khususnya kapal pesiar. Semua pengajar dan instruktur adalah praktisi di bidangnya.

       Mereka memiliki pengalaman sebagai manager departemen selama lebih dari 10–15 tahun di kapal pesiar ataupun hotel bintang 5 di Bali, baik itu food & beverage division ataupun juga room division. ”Rayyan Blambangan ini memiliki 2 fokus pelatihan dan keterampilan, yakni food & beverage service atau tata hidangan, bartender, barista, butler dan room division atau tata graha, kantor depan, dan laundry. Untuk tahun ini kami membuka pendaftaran siswa, untuk informasi silakan menghubungi nomor 0812-5909-6776,” ujar Ali.

       Restaurant Operation Manager Holland America Line Helmy menambahkan, bekerja di kapal pesiar merupakan salah satu jenis pekerjaan yang sangat diminati beberapa tahun ini. Banyak orang berkeinginan untuk bisa bekerja di kapal pesiar. Salah satu alasannya adalah bekerja di kapal  pesiar sangat menggiurkan karena gajinya terbilang sangat tinggi hingga ribuan dolar per bulan sesuai tingkatan pekerjaan.

       Selain gaji yang besar, bekerja di kapal pesiar sangat menyenangkan. Mereka bisa berkeliling dunia dengan gratis. Sembari keliling dunia, mereka malah dibayar oleh perusahaan kapal pesiar tersebut. Rasanya sangat jarang ada pekerjaan yang bisa merasakan keliling dunia sambil dibayar dengan gaji yang sangat besar. ”Saya sebagai putra asli Banyuwangi ingin membantu para pemuda yang bekerja di kapal pesiar melalui lembaga pendidikan Rayyan Blambangan College,” kata pria kelahiran Pakis Kalirejo yang saat ini digaji Rp 90 juta per bulan ini. 

       Managing Director of PT ISS Alit Budi Sastrawan menambahkan, pekerjaan di kapal pesiar internasional menuntut persyaratan dan kualitas kerja yang harus berstandar internasional. Diakui, permintaan dari sejumlah negara terhadap kebutuhan tenaga kerja Indonesia khususnya di sektor kapal pesiar cukup menjanjikan. ”Kami memberikan kewenangan kepada Rayyan Blambangan College untuk melakukan perekrutan di wilayah Jawa Timur, khususnya Banyuwangi. Bulan lalu Rayyan Blambangan menggelar seleksi program kerja yang diikuti peserta dari daerah lain seperti Aceh, Jakarta, Jogjakarta, Surabaya, Madura, lombok, Banyuwangi. Ada lima siswa Rayyan Blambangan yang dinyatakan lulus untuk diterima di kapal pesiar. Ini menandakan proses belajar di sini sangat efektif,” ujar Alit. 

       Ketua Askab Anton Sujarwo memberikan apresiasi terhadap keberadaan Rayyan Blambangan College. ”Kami akan menyampaikan kepada kepala desa-se Banyuwangi mengenai keberadaan kampus yang khusus mencetak tenaga profesional untuk kapal pesiar dan hotel,” kata Anton.

Pewakilan Papdesi Budiharto juga menambahkan bahwa hal itulah yang disebut sebagai sinergi antara LPK dan dunia usaha. ”Tentu kami menyambut baik dengan cara menyampaikan informasi kepada semua warga,” timpal Kades Karangbendo itu. (*/aif/c1)

(bw/sgt/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia