Selasa, 25 Feb 2020
radarbanyuwangi
icon featured
Ekonomi Bisnis

Terpilih Aklamasi, David Wijaya Tjoek Pimpin Kadin Banyuwangi

05 Desember 2019, 15: 05: 01 WIB | editor : Ali Sodiqin

SERAH TERIMA: M. Yasin (kiri), Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto menyerahkan pataka Kadin kepada David Wijaya Tjoek dalam Mukab di hall Ketapang Indah Hotel Banyuwangi kemarin (4/12)

SERAH TERIMA: M. Yasin (kiri), Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto menyerahkan pataka Kadin kepada David Wijaya Tjoek dalam Mukab di hall Ketapang Indah Hotel Banyuwangi kemarin (4/12) (Sidrotul Muntoha/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – David Wijaya Tjoek resmi mengendalikan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Banyuwangi untuk periode lima tahun mendatang.

Pemilihan nakhoda baru induk organisasi pengusaha dilakukan secara aklamasi melalui Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kadin di hall Ketapang Indah Hotel Banyuwangi kemarin (4/12). ”Alhamdulillah, setelah melalui proses pendaftaran, hingga seleksi calon Ketua Kadin Banyuwangi, maka pada hari ini hanya ada satu calon ketua umum, yakni David Wijaya Tjoek. Apakah nama ini bisa diterima oleh peserta Mukab?” kata Ketua Sidang Mukab Kadin Banyuwangi Bambang Sulistiyono.

Mukab Kadin Banyuwangi VI yang dihadiri oleh Wakil Ketua 1 Provinsi Jatim Deddy Suhajadi, Adik Dwi Putranto, Heru Pramono, serta Bambang Priambodo dan Mahfudz ini pun menyetujui laporan pertanggungjawaban kepengurusan Kadin Banyuwangi Ir HM Yasin. ”Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus Kadin Banyuwangi, selama 2,5 tahun setelah mendapat mandat menjadi Ketua Kadin Banyuwangi melalui proses pergantian antar waktu, akhirnya ini saatnya tongkat estafet ini kami berikan ke generasi selanjutnya,” kata Yasin.

Wakil Ketua 1 Kadin Provinsi Jatim Deddy Suhajadi mengatakan, sebagai induk organisasi pihaknya mengajak kepada semua pengusaha untuk bangkit. Percepatan ekonomi bisa diwujudkan jika kita bisa menggerakkan ekonomi bersama-sama.

Kadin Jatim, kata Deddy,  saat ini telah melakukan kerja sama dengan Kadin Jerman dan Kadin Belanda terkait peningkatan sektor pertanian, mulai dari produksi, pengolahan, hingga pascapanen, dan penjualan. ”Kabupaten Banyuwangi memiliki potensi ekonomi yang besar. Di sini dulu pernah terjadi sejarah proses ekspor, seperti naik haji melalui Pelabuhan Boom, juga ekspor pisang Licin melalui pantai legendaris ini,” ujarnya.

Ditambahkan, Ketua Kadin Pasuruan juga melakukan usaha dagang ke Bali, barangnya adalah buah naga merah. ”Artinya, di Banyuwangi memiliki potensi yang bisa terus dikembangkan,” kata Deddy.

Sementara itu, Ketua Terpilih Kadin Banyuwangi David Wijaya Tjoek mengatakan, Kadin merupakan organisasi yang menjadi payung bagi dunia usaha Indonesia dan semua provinsi, khususnya Kabupaten Banyuwangi. Berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 1987, Kadin Indonesia adalah satu-satunya organisasi yang mewadahi para pengusaha Indonesia dan landasan operasional kegiatannya berpedoman pada  Anggaran Dasar dan Anggaran  Rumah Tangga Kadin, yang disahkan dengan Keputusan Presiden RI. ”Dalam semangat kebangkitannya, Kadin secara terus-menerus melakukan konsolidasi organisasi dengan tujuan agar wadah pengusaha Banyuwangi ini semakin aktif menjadi mitra Pemkab Banyuwangi,” kata putra pengusaha Tjipta Sudjarwo Tjoek ini.

David menjelaskan, Kadin menghadapi tantangan yang tidak ringan ke depan ketika Indonesia tengah mengalami perlambatan ekonomi. Dunia usaha pun mengalami stagnasi produksi dan penjualan. ”Tantangan itu adalah mengenai tingkat produktivitas yang masih rendah. Oleh sebab itu, sebagai sebuah organisasi pengusaha di wilayah Banyuwangi, Kadin memiliki program untuk mendorong produktivitas perekonomian di wilayah Kabupaten Banyuwangi dan sekitarnya. Dan ini dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi dengan semua pihak,” pungkas alumnus universitas di Amerika Serikat ini.

(bw/rbs/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia