Selasa, 25 Feb 2020
radarbanyuwangi
icon featured
Sports
Banyuwangi International BMX

Pembalap Asal Inggris Taklukkan Sirkuit BMX Muncar

25 November 2019, 18: 58: 06 WIB | editor : Ali Sodiqin

JAWARA: Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyerahkan hadiah kepada Quillian Isidore yang telah menjuarai Elite Men dalam Banyuwangi International BMX 2019, kemarin (27/10)

JAWARA: Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyerahkan hadiah kepada Quillian Isidore yang telah menjuarai Elite Men dalam Banyuwangi International BMX 2019, kemarin (27/10) (Bagus Rio/RaBa)

Share this          

JawaPos.com - Pembalap asal Britania Raya, Quillan Isidore kembali menjuarai nomor Elite Men dalam Banyuwangi Internasional BMX 2019 yang digelar di sirkuit BMX Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, 27 Oktober 2019.

Sedang Caroline Buchanan asal Australia, berhasil menjadi kampiun di nomor Elite Women. Ia dikukuhkan sebagai jawara, setelah melahap lintasan sepanjang 360 meter dengan waktu 36,996 detik. Carol, sapaan akrabnya, tampil all out pada balapan kategori Hors Class (HC). Kerja kerasnya membuahkan hasil maksimal. Ia berhasil melewati garis finis yang pertama dengan mengungguli Sarah Walker dari Selandia Baru, dan Nadja Pries asal Jerman.

(Ramada Kusuma/RaBa)

Carol sudah lama menantikan momen ini. Setelah mengalami kecelakaan mobil di Australia pada Desember 2017, ia absen di dunia balap selama 19 bulan. Di Banyuwangi International BMX 2019 ini sebagai comeback-nya. “Setelah menjalani sejumlah operasi, saya kembali di Banyuwangi. Ini kemenangan pertama saya setelah dua tahun absen karena cidera. Ini titik awal saya untuk mendapatkan tiket ke Olimpiade,” ucap Carol usai balapan.

(Ramada Kusuma/RaBa)

Kemenangan Carol itu, sekaligus membayar hasil kurang memuaskan pada race pertama pada Sabtu (26/10). Saat itu, ia sampai finis di posisi kedua dan kalah oleh pembalap Sarah Walker dengan selisih jarak 1,085 detik.

Sementara Quillan Isidore asal Inggris, berhasil mempertahankan kemenangannya di nomor Elite Men. Ia memasuki finis digaris terdepan dengan catatan waktu 32,965 detik. Di hari pertama, Isidore juga menjadi jawara di kelas Elite Men. Sedang tempat kedua dan ketiga diduduki Renato Rezende asal Brasil, dan Joshua Boyton asal Australia.

(Ramada Kusuma/RaBa)

Isidore mengaku senang bisa memenangi ini. Menurutnya, balapan ini berlangsung seru dan menantang. “Senang sekali bisa menang lagi. Tracknya bagus, saya suka,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Menurut Isidore, penyelenggaraan Banyuwangi International BMX 2019 ini juga keren, karena terorganisir dengan baik. Baginya, penyelenggaraan terbaik yang pernah diikuti. “Penyelenggaraannya baik, saya pasti akan datang lagi ke sini,” katanya.

(Ramada Kusuma/RaBa)

Pada 2019 ini, Banyuwangi oleh Union Cycliste Internationale (UCI) sebagai salah satu dari enam kota di benua Asia yang berhak menggelar Hors Class. Level ini memiliki poin besar dan kesempatan bagi para pembalap dunia untuk mendulang poin sebelum bisa lolos ke Olimpiade 2020 nanti. Maka tak heran, banyak pembalap dunia ikut berlaga di Banyuwangi.

(bw/rio/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia