Selasa, 10 Dec 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi
PPWK Road Show Kebangsaan di Uniba

Ratusan Mahasiswa Dibekali Ideologi Pancasila

12 November 2019, 21: 20: 03 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

KOMPAK: Tim PPWK berfoto dengan mahasiswa Uniba dan Stikom usai mengikuti road show revitalisasi dan reaktualisasi nilai-nilai Pancasila di kampus Uniba, kemarin.

KOMPAK: Tim PPWK berfoto dengan mahasiswa Uniba dan Stikom usai mengikuti road show revitalisasi dan reaktualisasi nilai-nilai Pancasila di kampus Uniba, kemarin. (SHULHAN HADI/JAWAPOS.COM)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Tim Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) melakukan road show di kampus Uniba PGRI Banyuwangi, kemarin. Tim memberikan pencerahan kepada 140 mahasiswa Uniba dan Stikom. Mereka dibekali seputar ideologi Pancasila dan hakikat Wawasan Kebangsaan.

Narasumber yang dihadirkan adalah Kasdim 0825 Banyuwangi Mayor (Inf) Herawadi Karnawan dan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Miskawi. Road show PPWK kemarin dibuka langsung oleh Sekretaris Bakesbangpol Nyoman Widiratyasa. Rektor Uniba Sadi turut membakar semangat mahasiswa agar tetap mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. 

Ratusan mahasiswa tersebut tampak antusias mendengarkan penjelasan dari narasumber. Dalam sambutannya, Nyoman lebih banyak menekankan pentingnya pemahaman ideologi Pancasila. ”Generasi milenial harus berada di garda depan untuk mencegah paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila. Paham tersebut jangan sampai  masuk ke kampus sehingga masa depan pendidikan dan nasib generasi penerus bangsa tidak berada di jalan yang salah,” tegas Nyoman.

NARASUMBER: Kasdim 0825 Mayor (Inf) Herawadi menyampaikan materi bela negara di hadapan mahasiswa.

NARASUMBER: Kasdim 0825 Mayor (Inf) Herawadi menyampaikan materi bela negara di hadapan mahasiswa.

Diungkapkan Nyoman, berdasarkan hasil survei, sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia saat ini sudah terpapar paham radikal. Karena itu, lanjut Nyoman, untuk membentengi paham tersebut, diperlukan sinergisitas lintas kelembagaan untuk bersama-sama mengaktualisasikan Pancasila. ”Kampus memegang peran penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi milenial sehingga tidak ada indikasi perkembangan paham lain,” kata Nyoman.

Kasdim Mayor Herawadi lebih banyak mengupas bela negara. Menurut dia, bela negara bukan semata mengangkat senjata. Sebaliknya, bagaimana warga Indonesia bersikap dan tetap mencintai tanah air. ”Mengharumkan bangsa lewat sejumlah prestasi merupakan bukti kita cinta kepada tanah air. Termasuk pula melestarikan budaya bangsa dan merawat keberagaman,” kata anggota TNI asal Sulawesi Selatan itu.

Ketua FPK Miskawi lebih banyak menggiring mahasiswa agar memahami revitalisasi dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Penguatan ideologi Pancasila penting karena bisa melawan paham-paham lain yang masuk ke kampus. ”Revolusi kepemimpinan, pendidikan, dan budaya sangat penting. Pesan moral yang perlu dipahami adalah jangan suka mengkafir-kafirkan orang lain. Jadilah manusia yang mulia tanpa harus merendahkan martabat orang lain,” pesan pria yang juga masuk dalam tim Cagar Budaya Banyuwangi itu. (*)  

(bw/sli/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia