Selasa, 10 Dec 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Finance

Dukung UMKM Naik Kelas, BRI Beri Pelatihan 10.000 Pelaku UMKM

12 November 2019, 17: 14: 17 WIB | editor : Ali Sodiqin

BINAAN: UMKM Banyuwangi saat mendapatkan pelatihan oleh BRI di Hall Ketapang Indah Hotel, Selasa (12/11)

BINAAN: UMKM Banyuwangi saat mendapatkan pelatihan oleh BRI di Hall Ketapang Indah Hotel, Selasa (12/11) (TOHA/JPRB)

Share this          

JawaPos.com - PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmen untuk menjadi penggerak ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM di seluruh Indonesia. Yang terbaru, melalui program CSR BRI Peduli, Bank BRI menggelar pelatihan kepada 10.000 UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pemimpin Wilayah BRI Malang Agus Suprihanto menjelaskan, program pelatihan ini diselenggarakan di 100 lokasi dengan masing-masing 100 peserta. “Khusus untuk Kantor Wilayah BRI Malang, pelatihan dilakukan di delapan dengan total 800 peserta,” imbuhnya. Pelatihan ini diselenggarakan Bank BRI untuk meningkatkan kapabilitas UMKM untuk go modern, go digital, go online dan go global.

Dalam program tersebut, UMKM akan mendapatkan pelatihan terkait administrasi dan manajemen keuangan, pelatihan terkait e-commerce, akses informasi terhadap permodalan, hingga info pasar. “Program ini diikuti oleh pelaku UMKM, termasuk para UMKM cluster unggulan daerah, selain itu acara ini juga diikuti oleh BUMDes,” imbuh Agus

Pelatihan 10.000 UMKM ini merupakan salah satu program CSR BRI yang digelar dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun BRI ke-124 Tahun yang jatuh pada 16 Desember 2019 mendatang. Program CSR lain yang digelar Bank BRI diantaranya pembangunan / perbaikan 200 rumah tidak layak huni, program padat karya 50 lokasi serta konservasi kawasan sungai di 19 wilayah.

“Melalui berbagai program CSR yang digelar dalam rangka HUT ke-124, Bank BRI menunjukkan komitmen menjalankan peran sebagai agent of development sehingga kehadirannya semakin memberikan kontribusi yang lebih besar pada ekonomi kerakyatan yang dihasilkan dari keselarasan antara kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup,” pungkas Agus.

NARASUMBER: CEO Mahayasa Group Rindar Suhardiansyah memberikan materi tentang pemberdayaan UMKM.

NARASUMBER: CEO Mahayasa Group Rindar Suhardiansyah memberikan materi tentang pemberdayaan UMKM. (TOHA/JPRB)

(bw/*/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia