Selasa, 10 Dec 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Raker di Banyuwangi, Karyawan PLN Tanam 500 Pohon Cemara Laut

10 November 2019, 16: 34: 46 WIB | editor : Ali Sodiqin

LINGKUNGAN: Senior Manager Pemeliharaan Transmisi Tejo Wihardiyono (tengah) menanam bibit Cemara Laut di sekitar CH Ketapang.

LINGKUNGAN: Senior Manager Pemeliharaan Transmisi Tejo Wihardiyono (tengah) menanam bibit Cemara Laut di sekitar CH Ketapang. (GERDA SUKARNO/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Listrik memiliki banyak manfaat dan kegunaan di kehidupan manusia.Disisi lain listrik juga memiliki resiko bahaya yang cukup tinggi. Menyikapi hal tersebut, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Keselamatan, Keamanan, Kesehatan dan Lingkungan.

Raker ini berlangsung selama dua hari sejak Kamis (7/11) di Hotel Santika Banyuwangi. Raker yang diikuti sebanyak 50 orang dari 6 Unit Pelayanan Terpadu (UPT) dan 1 kantor induk unit transmisi Jawa bagian Timur dan Bali ini membahas tentang evaluasi program kegiatan di tahun 2019. Serta penyusunan program di tahun depan. Sebagai program utamanya adalah meningkatkan K3L sebagai budaya yang betul-betul melekat di lingkungan kerja PLN dan masyarakat sekitar.

Senior Manager Pemeliharaan Transmisi Tejo Wihardiyono menuturkan selain Keamanan dan keselamatan dilingkungan pekerja PLN juga akan tercipta kenyamanan saat melakukan tugas. Termasuk lingkungan, imbuhTejo yang didampingi Pejabat Pengendali K3L Subronto juga wajib diperhatikan.

Untuk itu di tengah-tengah raker K3L, tepatnya kemarin (8/11) dilaksanakan kegiatan penanaman 500 bibit pohon cemara laut. Acara tersebut diawali dengan gowes bersama peserta dari Hotel Santika menuju Cable Head (CH) Ketapang. Acara penanaman dibarengi dengan kegiatan bersih-bersih pantai di sekitar lokasi.

CH Ketapang merupakan gardu induk transmisi yang menyuplai separuh lebih kebutuhan listrik pulau Bali. Untuk itu, Aset nasional ini perlu dijaga dan mendapat perhatian khusus.“Karena lokasi CH Ketapang dekat dengan laut. Salah satu cara mengurangi korosi akibat kandungan garam air laut adalah dengan menanam bibit cemara laut,” ujarTejo disela-sela penanaman.

Dalam kegiatan lingkungan ini PLN wajib bersinergi dan melibatkan masyarakat. Hal ini bias disaksikan dengan terlibatnya Kelompok nelayan masyarakat sekitar CH Ketapang, Kepala Desa Bulusan, Babinsa dan Bimkabtinmas Kalipuro yang turut serta.

(bw/*/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia