Selasa, 25 Feb 2020
radarbanyuwangi
icon featured
Kesehatan

Stikes Banyuwangi Sukses Menggelar Pornikes Jatim XVIII

05 November 2019, 17: 05: 25 WIB | editor : Ali Sodiqin

PUKUL KENTONGAN: Wabup Yusuf Widyatmoko didampingi Ketua Stikes, Ketua Pornikes, dan perwakilan KONI membuka Pornikes Jatim XVIII tingkat nasional di Stikes Banyuwangi, Sabtu lalu (2/11).

PUKUL KENTONGAN: Wabup Yusuf Widyatmoko didampingi Ketua Stikes, Ketua Pornikes, dan perwakilan KONI membuka Pornikes Jatim XVIII tingkat nasional di Stikes Banyuwangi, Sabtu lalu (2/11). (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi For RaBa)

Share this          

JawaPos.com - Pekan Olahraga Seni dan Kesehatan (Pornikes) Jawa Timur XVIII sukses digelar, Sabtu–Minggu (2–3/10) kemarin. Event tahunan antar-perguruan tinggi kesehatan itu berlangsung di kampus Stikes Banyuwangi.

Di tahun 2019, Pornikes menyandang tingkat nasional karena diikuti 2.000 atlet dari 30 kontingen perguruan tinggi kesehatan Provinsi Jawa Timur, Bali, dan Daerah Istimewa Jogjakarta. Kampus kesehatan tersebut di antaranya Stikes Banyuwangi, Poltekkes RS dr Soepraoen Kesdam V/Brawijaya Malang, Akper Kerta Cendekia Sidoarjo, Stikes Ngudia Husada Madura, Universitas Muhammadiyah Lamongan, dan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

Selain itu, Unipdu Peterongan Jombang, Stikes Hang Tuah Surabaya, Stikes RS Anwar Medika Krian Sidoarjo, Stikes Karya Husada Kediri, Stikes ICM Jombang, Stikes Bhakti Al Qodiri Jember, Stikes Maharani Malang, dan Stikes Kepanjen Malang.

Tak ketinggalan, Stikes Yayasan RS dr Soetomo, Stikes Hafshawaty Probolinggo, Stikes Majapahit Mojokerto, Akes Rustida Banyuwangi, Stikes dr Soebandi Jember, dan Stikes Dian Husada Mojokerto. Peserta lainnya adalah  IIK Strada Kediri, Stikes Pemkab Jombang, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Jember, Universitas Kadiri, Stikes RS Baptis Kediri, Universitas Muhammdiyah Ponorogo, Stikes Wira Husada Yogyakarta, dan Stikes Buleleng.

Pornikes tahun ini mengusung tema ”Junjung Sportivitas dan Kebersamaan untuk Meraih Prestasi yang Lebih Cemerlang”. Ada enam jenis perlombaan yang dibagi menjadi empat cabang olahraga seperti voli, catur, tenis meja, dan bulu tangkis. Ada juga dua lomba seni, yakni paduan suara dan English presentation skill.

Pornikes diawali dengan opening ceremonial (2/10) yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiatmoko. Pembukaan juga dihadiri langsung oleh Ketua Pornikes Jawa Timur, Ketua KONI Banyuwangi, Ketua Yayasan Perwakesbida, Forpimda, pimpinan perguruan tinggi, dan perwakilan peserta masing-masing kontingen.

Wabup Yusuf Widyatmoko mengapresiasi terselenggaranya Pornikes di Stikes. Event ini  tidak lagi terbagi menjadi wilayah satu dan wilayah dua, melainkan telah menjadi satu sebagai event Provinsi Jawa Timur. ”Dengan waktu pelaksanaan yang hanya dua hari, semoga para peserta juga dapat menyempatkan waktu untuk menikmati wisata yang ada di Banyuwangi,” ucapnya.

Apresiasi juga datang dari Ketua Pornikes Jawa Timur Tutut Pujianto ST MKes. Dia  memberikan penghargaan terbesar untuk Stikes, karena hingga closing ceremonial selalu memberikan pelayanan yang terbaik. ”Pornikes kali ini semakin menunjukkan grafik yang meningkat, tetap mempertahankan kegiatan dengan status tingkat nasional,” ungkap pria yang akrab disapa Tutut itu.

Dia berharap, ke depan Pornikes bukan hanya pekan setingkat wilayah Provinsi Jawa Timur, melainkan telah menjadi Pornikes nasional yang dapat diikuti oleh seluruh perguruan tinggi kesehatan di seluruh Indonesia. Tutut juga menyampaikan, Pornikes XIX akan digelar di kota Malang.

”Pornikes 2020 akan diselenggarakan di Malang, kampus mana yang akan menjadi tuan rumah akan kita sampaikan usai rapat evaluasi dengan pengurus Pornikes,” imbuhnya

Dr H Soekardjo selaku Ketua Stikes mengaku bersyukur bisa menuntaskan event  Pornikes tingkat nasional di kampusnya. ”Ini memberikan pengalaman untuk kami sebagai tuan rumah, belajar tentang organisasi, manajemen, dan pelayanan. Kami mohon maaf jika masih ada beberapa kekurangan yang belum maksimal,” kata  Soekardjo.

Dia menambahkan, tahun ini Stikes tidak hanya menjadi tuan rumah Pornikes. Lebih dari itu, Stikes juga mengerahkan atlet-atletnya di seluruh perlombaan. Hasilnya, Stikes meraih juara umum ketiga karena telah mendapatkan satu medali emas di English presentation skill dan dua medali perunggu di cabor tenis meja serta paduan suara.

 ”Syukur alhamdulillah, Stikes juga meraih prestasi juara umum ketiga. Terima kasih kepada seluruh mahasiswa, dosen, dan karyawan yang telah berperan banyak atas kesuksesan ini semua,” tambahnya

Soekardjo juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kesuksesan acara, seperti Bank Syariah Mandiri, Bank Jatim, Sun Osing Banyuwangi, Teh Yuzu, Biznet, Wardah, Wings Food, Apotek Sun Indo Pharma, serta BPJS Kesehatan.

”Saya juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta kontingen yang telah merespons senang terhadap pelayanan yang telah panitia berikan, bahkan mengaku luar biasa akan fasilitas-fasilitas yang ada di Stikes Banyuwangi,” ungkapnya

Dari kegiatan ini, juara umum pertama Pornikes  XVIII berhasil diraih oleh Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang yang mendapatkan dua medali emas dari cabor bulu tangkis putra dan bulu tangkis putri. Disusul oleh Stikes dr Soebandi Jember yang dinobatkan sebagai juara umum kedua karena telah menyabet satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perungu. Juara umum ketiga dengan capaian satu medali emas, dua medali perak diraih oleh Stikes Ngudia Husada Madura dan Stikes Banyuwangi. ”Kalah menang seduluran selawase,” tandas Soekardjo.

(bw/ics/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia