Selasa, 25 Feb 2020
radarbanyuwangi
icon featured
Events
Teens Choir Competition

Smanta Sabet Juara Paduan Suara Piala Kapolres

31 Oktober 2019, 07: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Bupati Anas dan Kapolres Banyuwangi AKBP Taufiq HZ bersama para pemenang Teens Choir Competition 2019 memperebutkan Piala Kapolres Banyuwangi bersama di Hotel Ketapang Indah.

Bupati Anas dan Kapolres Banyuwangi AKBP Taufiq HZ bersama para pemenang Teens Choir Competition 2019 memperebutkan Piala Kapolres Banyuwangi bersama di Hotel Ketapang Indah. (RAMADA KUSUMA/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Kompetisi paduan suara paling akbar di Banyuwangi, Teens Choir Competition (TCC) 2019 mencapai babak puncak tadi malam (28/10). Sepuluh tim terbaik asal sepuluh sekolah di Bumi Blambangan bersaing untuk merebut gelar juara pada babak grand final yang dilangsungkan di Hotel Ketapang Indah,

Seluruh tim peserta benar-benar tampil all out. Setiap tim membawakan dua lagu, satu lagu tradisional Banyuwangi dan satu lagu tradisional Papua. Lagu-lagu tersebut ditampilkan dengan nada dan suara nan “renyah” didengar.

Bahkan bukan hanya beradu kemampuan olah vokal, masing-masing tim juga menyuguhkan koreografi yang memukau. Busana tradisional Nusantara yang dikenakan membuat suguhan setiap tim penampil kian memukau. Memanjakan telinga. Memikat mata.

Penonton yang memadati hall Blambangan Hotel Ketapang Indah –tempat acara digelar– terperanjat. Kagum. “Penampilan setiap tim begitu memukau. Kreatif. Sangat menghibur,” ujar Darmawan, salah satu wali murid yang menyaksikan gelaran tersebut secara langsung.

Sementara itu, persaingan ketat terjadi antar tim peserta. Selisih poin yang diperoleh masing-masing tim berdasar penilaian tiga juri terbilang tipis. Hasilnya, tim Calliope Smansa Coralle asal SMAN 1 Genteng berhasil meraih juara III dengan total nilai sebesar 1.409.

Juara II direbut Tim Exodia Choir. Tim asal SMAN 1 Rogojampi ini mendulang nilai sebesar 1.466. Tim yang satu ini juga merengkuh predikat Kostum Terbaik ajang TCC tahun ini.

Sedangkan posisi puncak alias juara I disabet Tim Pramadhitaswara asal SMAN 1 Banyuwangi (Smanta). Tim yang satu ini mengumpulkan total nilai sebesar 1.487. Selain menyabet gelas juara I, Titan Leeavi asal Smanta juga meraih titel dirigen terbaik. Berkat dua gelar itu, tim asal Smanta dinobatkan sebagai juara umum TCC 2019.

Ada yang menarik dari malam grand final tadi malam. Sembari menunggu pengumuman pemenang, tim paduan suara dari Polres tampil memukau dengan membawakan tembang Umbul-Umbul Blambangan. Selain tim Polres, tim dari taruna-taruni Akademi Penerbang Indonesia (API) juga tampil luar biasa. Di sela menunggu pengumuman juga digelar deklarasi kebangsaan dengan membacakan Sumpah Pemuda. 

Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik HZ mengatakan, TCC merupakan salah satu cara yang untuk melakukan pendekatan budaya kepada kalangan milenial. “Musik adalah bahasa universal. Mungkin kita tidak tahu arti lagu tradisional Papua yang dibawakan peserta. Namun ternyata kita bisa menikmati setiap penampilan peserta,” ujarnya.

Kompetisi TCC bisa menjadi salah satu cara untuk melatih kedisiplinan dan kepemimpinan. Selain itu, ajang ini juga bermanfaat melatih kreativitas para pelajar. “Seperti yang kita saksikan, kostum yang dikenakan tim-tim peserta sangat bagus. Kreatif sekali,” cetusnya. Dan yang tidak kalah penting, imbuh Kapolres, TCC bisa menjadi salah satu cara untuk mempererat persatuan bangsa.

Bupati Abdullah Azwar Anas yang hadir langsung pada gelaran tersebut menyatakan apresiasinya. Menurut dia. TCC merupakan pendekatan baru yang dilakukan Polres Banyuwangi kepada masyarakat. “Kegiatan ini juga menjadi narasi yang tepat untuk mempererat rasa kebangsaan,” tuturnya.

Anas menambahkan, penampilan tim-tim peserta sangat luar biasa. Dia pun menyampaikan tim-tim peserta TCC bisa ditampilkan pada event-event yang digelar Pemkab Banyuwangi.

(bw/sgt/aif/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia