Selasa, 10 Dec 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi

Ajarkan Bikin Nugget Jamur di Ponpes

22 Oktober 2019, 20: 42: 29 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

PEMBERDAYAAN: Tim PKM Poliwangi memberikan pelatihan mengolah nugget dari jamur tiram putih di Ponpes Mamba’ussunah Desa Kebaman, Kecamatan Srono.

PEMBERDAYAAN: Tim PKM Poliwangi memberikan pelatihan mengolah nugget dari jamur tiram putih di Ponpes Mamba’ussunah Desa Kebaman, Kecamatan Srono. (POLIWANGI FOR JAWAPOS.COM)

Share this          

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi-  Pondok Pesantren (Ponpes)  Mamba’ussunah, Desa Kebaman, Kecamatan Srono mendapatkan pelatihan budi daya dan pengolahan jamur tiram putih menjadi produk nugget yang lezat. Pelatihan yang diberikan kepada kaum perempuan di lingkungan Ponpes Mamba’ussunah itu diharapkan  dapat meningkatkan pendapatan dan keuntungan.

Kontribusi nyata dalam penyelesaian permasalahan di masyarakat itu dilakukan oleh Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) dalam bentuk program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan PKM itu diketuai oleh Riza Rahimi Bachtiar SP, MP, MBA, dan beranggotakan Sari Wiji Utami SP, MM dan Kurniawan Muhammad Nur SST, MM. “Solusi yang ditawarkan kepada kelompok mitra di Pondok Pesantren Mamba’ussunah adalah kegiatan pemberdayaan, khususnya pada kaum perempuan,” tutur Riza.

Kegiatan “Pemberdayaan Perempuan melalui Pendampingan Pengolahan Jamur Tiram Putih di Pondok Pesantren Mamba’ussunah Desa Kebaman, Kabupaten Banyuwangi” itu bertujuan supaya kaum perempuan memiliki tingkat kemandirian dan  kreativitas. Mereka juga dapat meningkatkan harga jual produk jamur tiram putih. “Tentunya melalui upaya pembelajaran mengenai pentingnya kemasan yang menarik dan mendapatkan keuntungan yang maksimal,” cetusnya.

Target luaran yang diharapkan dari kegiatan PKM itu adalah meningkatnya kemampuan, keterampilan, dan keberhasilan kaum perempuan dalam mengolah jamur tiram putih menjadi nugget jamur tiram putih. Selain itu, memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai pentingnya kemasan yang menarik, sehingga harga jual produk jamur tiram putih dapat meningkat. “Kami juga menargetkan meningkatnya keterampilan masyarakat untuk berwira usaha dan mengolah produk hasil pertanian, khususnya jamur tiram putih, serta meningkatkan kesejahteraan melalui pemberdayaan kaum perempuan,” papar Riza.(*)

(bw/mls/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia