Selasa, 10 Dec 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi

Mulai Semester Depan, Untag Banyuwangi Buka Program Pascasarjana

21 Oktober 2019, 11: 25: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SARJANA BARU: Wisudawan Untag meluapkan kegembiraan di Auditorium Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi kemarin.

SARJANA BARU: Wisudawan Untag meluapkan kegembiraan di Auditorium Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi kemarin. (Ramada Kusuma/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi ”membayar lunas” kepercayaan masyarakat pengguna institusi pendidikan tinggi yang satu ini. Capaian pembelajaran cukup mentereng dipersembahkan para lulusan universitas tersebut. Tepatnya oleh mereka yang dikukuhkan sebagai sarjana pada prosesi Wisuda Sarjana XXXVII yang diselenggarakan di auditorium kampus merah putih kemarin (19/10).

Prosesi sakral yang diikuti 366 wisudawan asal enam fakultas dan 11 program studi (prodi) ini diliputi prestasi yang membanggakan. Betapa tidak, sebanyak 297 orang atau 81 persen wisudawan berhasil lulus tepat waktu. Mereka menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) kurang dari empat tahun sampai empat tahun.

Bukan hanya dari segi waktu penyelesaian studi, prestasi mengilap juga ditorehkan para wisudawan dari segi indeks prestasi kumulatif (IPK). Tidak tanggung-tanggung, 96 persen wisudawan 351 orang berhasil meraih IPK 3 ke atas. Bahkan, 195 orang atau 53 persen wisudawan meraih IPK 3,5 ke atas.

Rektor Untag Banyuwangi Andang Subaharianto mengatakan, capaian tersebut merupakan prestasi hebat. ”Ini sekaligus menunjukkan bahwa Untag semakin kredibel, efisien, dan kompetitif,” ujarnya.

Bukan itu saja, keberhasilan mencetak 81 persen lulusan secara tepat waktu dan nyaris seratus persen lulusan dengan IPK di atas tiga, itu terjadi saat seluruh prodi di Untag telah Terakreditasi ”B”. Versi Andang, hal ini berarti lulusan Untag sangat siap memasuki dunia kerja. ”Karena akreditasi menjadi pertimbangan di berbagai institusi. Saya ingin menegaskan kepada publik bahwa lulusan Untag Banyuwangi siap kerja,” tegasnya.

Lebih dari itu, kebanggaan lain juga dipersembahkan para mahasiswa Untag lewat prestasi tingkat nasional maupun internasional. Nama Untag disebut dua kali oleh tim juri Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) di Denpasar, Bali, akhir Agustus lalu. Dari tiga tim yang diundang di forum kompetisi akademik mahasiswa paling bergengsi di Indonesia itu, satu tim berhasil meraih medali emas untuk poster Program Kreativitas Mahasiswa-Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK). Satu tim lain menjadi juara favorit untuk presentasi kelas PKM Penelitian Sosial Humaniora (PSH).

Selain prestasi nasional yang diukir di Pimnas, mahasiswa Untag, yakni Olivia Gunawan yang mewakili Indonesia berhasil dinobatkan sebagai Miss Tourism and Culture Universe 2019 di Myanmar.

Lebih jauh Andang mengatakan, pihaknya memiliki target Untag segera membuka program pascasarjana. Saat ini, kata dia, persiapan memasuki tahap finishing proposal. Selanjutnya, proposal itu akan diusulkan ke Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) untuk membuka pascasarjana Magister Manajemen.

Dia mengaku optimistis penerimaan mahasiswa baru Magister Manajemen itu bisa dilakukan pada semester yang akan datang. Apalagi, Untag kini telah memiliki tiga dosen internal yang berstatus doktor. ”Untuk bisa membuka pascasarjana, harus memiliki lima doktor. Tiga harus dimiliki oleh perguruan tinggi yang bersangkutan, sedangkan dua doktor yang lain bisa meminjam dari perguruan tinggi lain yang ilmunya linier dengan program studi yang akan dibuka. Kami sudah siap,” pungkasnya.

(bw/sgt/rbs/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia