Minggu, 17 Nov 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Politik & Pemerintahan

806 Ribu Warga Banyuwangi Pilih 130 Kepala Desa

10 Oktober 2019, 11: 25: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

IKUT AMANKAN TPS: Meski usianya sudah uzur, anggota Linmas ini tetap semangat ikut apel pengamanan pilkades di Taman Blamangan kemarin. Mereka akan disebar di sejumlah  TPS hari ini.

IKUT AMANKAN TPS: Meski usianya sudah uzur, anggota Linmas ini tetap semangat ikut apel pengamanan pilkades di Taman Blamangan kemarin. Mereka akan disebar di sejumlah TPS hari ini. (Ramada Kusuma/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Coblosan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun 2019 digeber hari ini (9/10). Lewat pesta demokrasi kali ini, masyarakat di 130 desa bakal menyalurkan hak pilihnya untuk memilih pemimpin desa masing-masing.

 Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, total kandidat yang berlaga pada pilkades serentak tahun ini mencapai 521 orang. Mereka berebut dukungan 806 ribu warga yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Anggota Panitia Pilkades Serentak 2019 Tingkat Banyuwangi Aziz Hamidi mengatakan, pemilih bisa menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) mulai pukul 07.00 sampai 13.00. Sebelum pukul 13.00, Ketua Panitia Pilkades atau Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) mengumumkan bahwa yang diperbolehkan memberikan suara hanya pemilih yang telah hadir menunggu giliran untuk memberikan suara, anggota panitia/anggota KPPS, saksi dari calon kepala desa, dan petugas keamanan TPS.

Lebih jauh dikatakan, apabila masih terdapat pemilih yang belum mencoblos tetapi sudah berada di TPS ketika waktu pelaksanaan pemungutan suara berakhir, pemilih tersebut tetap dapat menggunakan hak pilihnya. ”Usai pemungutan suara, proses pilkades dilanjutkan dengan penghitungan suara di TPS,” terang Aziz.

Aziz menambahkan, setelah proses penghitungan suara di seluruh TPS di satu desa penyelenggara rampung, tahap selanjutnya digelar rekapitulasi perolehan suara di tingkat desa. Proses rekapitulasi suara bakal digelar di Sekretariat Panitia Pilkades tingkat desa, tepatnya di balai desa. ”Insya Allah hasilnya bisa diketahui hari itu juga (hari ini),” kata dia.

Sementara itu, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan pemilih agar hak suaranya tidak terbuang sia-sia. Terutama ketentuan mengenai surat suara sah pada pilkades tahun ini.

Aziz mengatakan, kriteria surat suara sah tersebut telah diatur pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 1 Tahun 2017. Tepatnya di pasal 46 ayat (2).

Kriteria yang dimaksud meliputi, surat suara ditandatangani oleh ketua panitia atau ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS). Tanda coblos hanya terdapat pada satu kotak segi empat yang memuat nomor, foto, dan nama calon. Selain itu, tanda coblos lebih dari satu, namun masih di dalam salah satu kotak segi empat yang memuat nomor, foto, dan nama calon juga dinyatakan sah. Bukan itu saja, tanda coblos yang terdapat pada salah satu garis kotak segi empat yang memuat nomor, foto, dan nama calon juga dinyatakan sah.

Sementara itu, kalangan dewan menyatakan siap turun lapangan untuk memantau dan memonitor pelaksanaan pilkades. Bahkan, agenda pemantauan pesta demokrasi tingkat desa itu sudah ditetapkan secara resmi dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD pada 27 September lalu.

Wakil Ketua DPRD Ruliyono mengatakan, pemantauan tersebut dilakukan sebagai salah satu wujud pelaksanaan fungsi pengawasan dewan. ”Keberhasilan pilkades bukan hanya keberhasilan panitia tingkat desa dan panitia pilkades tingkat kabupaten, tetapi juga keberhasilan pemkab, termasuk DPRD,” kata dia.

Ruliyono menambahkan, pihaknya mengapresiasi langkah pemkab yang telah menyurati pimpinan instansi pemerintah dan swasta untuk memberikan dispensasi bagi karyawan untuk menyalurkan hak pilih. Sebab, kata dia, banyak instansi swasta yang menerapkan presensi dengan sistem check lock dengan batas akhir masuk kerja yang telah ditentukan. ”Dengan dispensasi ini, karyawan bisa menyalurkan hak pilih, tetapi juga tetap bisa bekerja di hari H coblosan,” pungkasnya.

(bw/sgt/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia