Minggu, 17 Nov 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi

Guru Bahasa Indonesia Digembleng Menulis ala Wartawan

10 Oktober 2019, 07: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

KEMBANGKAN LITERASI : Direktur JP RaBa Samsudin Adlawi menyampaikan materi penulisan artikel pada acara workshop bahasa kemarin.

KEMBANGKAN LITERASI : Direktur JP RaBa Samsudin Adlawi menyampaikan materi penulisan artikel pada acara workshop bahasa kemarin. (Ramada Kusuma/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Bulan bahasa yang digemakan setiap bulan Oktober, kemarin (8/10) mulai disemarakkan oleh para guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di Banyuwangi. Mereka berkumpul di Aula SMPN 1 Giri untuk mengikuti workshop penulisan yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa). Kegiatan ini sekaligus sebagai persiapan untuk event Banyuwangi Writers Festival yang akan digelar bulan November nanti.

Puluhan guru yang berasal dari Zona 1 yang meliputi wilayah Kecamatan Banyuwangi, Licin, Glagah, Wongsorejo, Kalipuro dan Kabat itu mempelajari tiga materi yang dibawakan narasumber dari Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Materi terkait penulisan biografi dan puisi dibawakan oleh Editor Bahasa JP-RaBa Desy Ariyani. Sedangkan materi tentang artikel, langsung dipaparkan oleh Direktur JP-RaBa Samsudin Adlawi.

Kasi SMP Dinas Pendidikan Sutikno mengatakan, kegiatan workshop road to Banyuwangi Writers Festival itu diharapkan agar para guru yang sudah mendapatkan materi dari pelatihan menulis ini, bisa menularkan ilmunya kepada para siswa.

Karena dalam Festival Banyuwangi Writers, siswa yang menjadi peserta harus menguasai teknik penulisan yang sesuai dengan kategori yang dilombakan. Karena pada praktiknya, dunia literasi terus mengalami perkembangan. Terutama di penulisan biografi dan puisi yang selama ini juga kerap menjadi materi lomba di beberapa ajang serupa.

”Selain menambah ilmu para guru, mereka juga diharapkan sudah memiliki gambaran terkait lomba. Karena fokusnya kali ini untuk para siswa, kita libatkan guru dari MGMP Bahasa Indonesia termasuk dari Dinas Pendidikan di Bidang SD dan SMP,” tuturnya.

General Manager JP RaBa Rahman Bayu Saksono menegaskan, JP RaBa terus berupaya mengembangkan budaya menulis di Banyuwangi. Salah satunya dengan mendorong sekolah, baik dari guru maupun siswa untuk mengisi beberapa rubrik seperti puisi atau artikel yang ada di harian Radar Banyuwangi.

”Kemampuan menulis terus digunakan. Baik untuk yang mau menempuh pendidikan mulai dari Strata Satu, Dua, dan Tiga semua menghasilkan karya tulis, begitu juga ASN yang akan naik tingkat. Karena itu ini sangat bermanfaat,” tandasnya.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia