Senin, 14 Oct 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi
SMAN 1 Purwoharjo

Gelar Dies Natalis ke-37, Laounching Double Track Mandiri

08 Oktober 2019, 20: 29: 15 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

DOUBLE TRACK: Kepala Cabdispendik Jatim Istu Handono didampingi kepala SMA 1 Purwoharjo H Rodiwanto melihat perlengkapan bengkel las milik sekolah, kemarin (7/10).

DOUBLE TRACK: Kepala Cabdispendik Jatim Istu Handono didampingi kepala SMA 1 Purwoharjo H Rodiwanto melihat perlengkapan bengkel las milik sekolah, kemarin (7/10). (THOMY FOR JAWAPOS.COM)

Share this          

PURWOHARJO, Jawa Pos Radar Genteng – SMAN 1 Purwoharjo menggelar dies natalis yang ke-37, kemarin (7/10). Dalam acara itu, sekolah yang berlokasi di Desa/Kecamatan Purwoharjo itu, mempoklamirkan diri sebagai sekolah double track mandiri.

Laounching SMAN 1 Purwoharjo sebagai sekolah double track mandiri, itu dilakukan oleh kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdispendik) Provinsi Jatim wilayah Banyuwangi Istu Handono. “Program double track mandiri ini bentuk inovasi yang bagus dari SMAN 1 Purwoharjo,” cetus Istu Handono.

Saat ini, terang dia, lulusan SMA dituntut memiliki keterampilan. Sehingga, bila lulus bisa mudah diterima di perusahaan atau tempat lainnya. “Double track ini ikhtiyar sekolah dalam melengkapi keterampilan siswanya,” katanya.

Selain program double track mandiri, Istu juga mengapresiasi acara dies natalis ke-37 yang digelar di SMAN 1 Purwoharjo. Dalam kegiatan itu, aneka kreativitas siswa ditampilkan. “Saya sampaikan selamat kepada keluarga besar SMAN 1 Purwoharjo di hari jadinya yang ke-37 ini,” cetusnya seraya menyebut banyak perubahan, kemajuan, dan inovasi yang telah dilakukan SMAN 1 Purwoharjo.

Kepala SMAN 1 Purwoharjo H. Rodiwanto menyampaikan dalam kegitan dies natalis yang ke-37 ini berbagai kegiatan dan kreasi siswa ditampilkan. Pada Jumat (4/10), digelar jalan sehat yang diikuti semua siswa, guru, dan karyawan. “Acara dies natalis akan digelar sampai Rabu (9/10). Hari ini (kemarin), kita gelar pembukaan dies natalis ke-37 yang diisi santunan anak yatim, launching sekolah double track mandiri, dan pemilihan duta siswa,” ungkapnya.

Menurut Rodiwanto, double track ini system pembelajaran yang menggabungkan cara belajar SMA dan SMK. Setiap siswa akan diberi keterampilan tambahan demi menyiapkan siswa siap kerja, bila tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. “Program double track ini bengkel las dan desain busana,” terangnya.

Untuk Selasa (8/10), jelas dia, ada pentas kelas. Semua kelas menampilkan kreativitasnya. Selain itu, semua kegiatan ekstrakurikuler ditampilkan seperti tari, marching band, drama musikal, dance, teater, fashion modeling, taekwondo, merpati putih, band, dan penampilan OSIS gana reswara. “Untuk Rabu pentas musik dengan mengundang artis Banyuwangi Syahiba, juga ada pameran kuliner,” ungkapnya.(*)

(bw/rio/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia