Senin, 14 Oct 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Raung Ditutup, Warga Asing Tetap Ngotot Ingin Mendaki

08 Oktober 2019, 14: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

LENGANG: Pos pendakian Gunung Raung sepi dan ditutup sementara usai terjebaknya pendaki di Gunung Raung, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, kemarin (6/10).

LENGANG: Pos pendakian Gunung Raung sepi dan ditutup sementara usai terjebaknya pendaki di Gunung Raung, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, kemarin (6/10). (Krida Herbayu/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Pasca terjebaknya 13 orang pendaki Gunung Raung, jalur pendakian pegunungan di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso ditutup sementara, kemarin (6/10). Itu dilakukan lantaran potensi hot spot atau titik api masih ada di area pendakian, dan berpontensi membahayakan para pendaki.

Kapolsek Kalibaru AKP Abdul Jabbar mengatakan, jalur pendakian di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, ditutup sementara karena kondisi di jalur itu masih membahayakan. Bagi para pendaki gunung, diharap bersabar dan menunggu situasi aman. “Dari pantauan penjaga Pos Gunung Raung, api sudah padam. Tapi, jalur tersebut belum dapat dilalui oleh pendaki dan masih membahayakan,” ujarnya.

Kapolsek meminta kepada para porter dan guide, untuk menunda pendakian dan menunggu kondisi di jalur itu kambali aman. Saat ini titik api sudah padam, dan asap masih mengepul dengan mengarah ke barat daya. “Untuk mengatisipasi adanya pendaki yang bandel, kami sudah berkoordinasi dengan porter agar menunda pendakian,” paparnya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Banyuwangi Eka Muharam mengatakan, dua jalur pendakian Gunung Raung di Banyuwangi dan Bondowoso, ditutup selama satu minggu. Itu untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi pendaki yang terjebak kebakaran hutan. “Jalur pendakian ditutup mulai Sabtu (5/10) hingga kondisi lereng gunung kembali aman untuk dilintasi,” ungkapnya.

Dari pantauan satelit Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), terang dia, ada satu titik api yang menyebar di sekitar lereng Gunung Raung di kawasan Kabupaten Bandowoso. Jika sudah tidak ada titik api yang terpantau, jalur pendakian tersebut akan dibuka kembali. “Masih ada titik api yang terpantau, selain itu kepulan asap juga masih terlihat di lereng gunung tersebut,” jelasnya.

Meski para pendaki banyak yang kecewa lantaran tidak dapat mendaki Gunung Raung, tapi mereka sadar akan bahaya, itu setelah para penjaga Pos Gunung Raung memberi peringatan. “Kebanyakan pendaki warga negara asing (WNA) yang ngotot ingin mendaki. Karena kondisi tidak memungkinkan, mereka diminta untuk menunda,” katanya.

(bw/kri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia