Senin, 14 Oct 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Politik & Pemerintahan

Anggota Dalmas Berlatih Antisipasi Rusuh Pilkades

06 Oktober 2019, 09: 25: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

PENGAMANAN: Anggota Sabhara Polres Banyuwangi menggiatkan latihan pengendalian massa di halaman Mapolres Banyuwangi, Rabu (3/10).

PENGAMANAN: Anggota Sabhara Polres Banyuwangi menggiatkan latihan pengendalian massa di halaman Mapolres Banyuwangi, Rabu (3/10). (BASORI ALWI FOR RABA)

Share this          

JawaPos.com – Sebagai bentuk komitmen menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama jalannya perhelatan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak nanti, Satuan Sabhara Polres Banyuwangi mulai meningkatkan pengamanan dengan menggelar latihan pengendalian massa (dalmas), kemarin (3/10).

Latihan yang berlangsung di halaman Mapolres Banyuwangi dipimpin langsung oleh Kabag Ops Kompol Sumartono dan Kasat Sabhara AKP Basori Alwi. Diikuti seluruh anggota Dalmas Sat Sabhara Polres Banyuwangi bersama polsek jajaran.

Dalam latihan tersebut, disiapkan pengamanan dalmas awal. Yakni satuan Dalmas yang tidak dilengkapi dengan alat-alat perlengkapan khusus kepolisian, digerakkan dalam menghadapi kondisi massa masih tertib dan teratur (situasi hijau).

Kemudian juga ada Dalmas lanjut adalah satuan dalmas yang dilengkapi dengan alat-alat perlengkapan khusus kepolisian, digerakkan dalam menghadapi kondisi massa sudah tidak tertib (situasi kuning).

Pada latihan, peleton pasukan Dalmas tampak terlihat berlatih dengan penuh semangat menggunakan perlengkapan tameng dan tongkat T. Keindahan gerakan, ketangkasan, dan kekuatan yang dimiliki masing-masing personel menunjukkan bahwa anggota Dalmas siap mengamankan jalannya pilkades serentak.

Kasat Sabhara AKP Basori Alwi mengatakan bahwa pengendalian massa yang disebut Dalmas adalah kegiatan yang  dilakukan oleh satuan Polri dalam rangka menghadapi masa pengunjuk rasa. Pasukan pengendali massa ini akan menjadi poros terdepan ketika terjadi aksi unjuk rasa atau terjadinya bentrokan dengan melibatkan massa yang cukup banyak.

”Latihan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan anggota dalam menghadapi adanya unjuk rasa dalam skala besar guna mengantisipasi kemungkinan terburuk jelang pelaksanaan pilkades serentak,” ungkap Basori.

Latihan tersebut juga sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan setiap personel dalam melaksanakan pengendalian massa. Juga untuk meningkatkan kemampuan anggota Dalmas dalam mengawal keamanan proses demokrasi di desa dengan menjunjung tinggi sikap tegas, profesional, dan humanisme.

”Latihan yang kami laksanakan ini sekaligus untuk me- refresh agar anggota Sabhara agar semakin profesional dalam melaksanakan tugas-tugas di lapangan. Selain itu, anggota juga sudah memiliki gambaran apa yang akan dilakukan jika menghalau massa dan kemungkinan terburuk terjadi tidak bentrok massa,” terangnya.

Dengan giat melakukan latihan dalmas, para personel kekuatan fisiknya terus terjaga dengan baik. Lebih dari itu, dengan seringnya dilaksanakan latihan, maka personel akan mudah dan lancar untuk melakukan pengamanan terhadap massa yang melakukan aksi unjuk rasa. ”Kita terus memperdalam teknik dalmas agar anggota di lapangan lebih mahir. Sehingga satuan sabhara menjadi personel yang terlatih, tangguh, dan bertanggung jawab dalam menjalani tugas pengamanan unjuk rasa,” pungkasnya.

(bw/ddy/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia