Senin, 14 Oct 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi

API Banyuwangi Sekolah Pilot Berstandar Internasional

05 Oktober 2019, 13: 30: 03 WIB | editor : Ali Sodiqin

PENYERAHAN SERTIFIKAT: (dari kiri) Demmy Setyo Wiyono, Genny Luhung Prasojo, Umiyatun Hayati Triastuti, Heri Sudarmaji, I Gusti Agung Ayu Mas Oka, dan Ichyu Machmiyana.

PENYERAHAN SERTIFIKAT: (dari kiri) Demmy Setyo Wiyono, Genny Luhung Prasojo, Umiyatun Hayati Triastuti, Heri Sudarmaji, I Gusti Agung Ayu Mas Oka, dan Ichyu Machmiyana. (API Banyuwangi For RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi dikukuhkan sebagai sekolah pilot berstandar internasional. Itu ditandai dengan diterimanya penghargaan Associate Member International Civil Aviation Organization (ICAO) Trainair Plus Programme dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO).
   
Penyerahan sertifikat ICAO pada API Banyuwangi itu, dilakukan oleh Sekretaris Jenderal ICAO Dr Fang Liu kepada Kepala BPSDMP Umiyatun Hayati Triastuti dalam Sidang Majelis ICAO ke-40 di Montreal, Kanada pada Kamis (3/10).

Sertifikat ICAO itu selanjutnya diserahkan kepada Direktur API Banyuwangi Genny Luhung Prasojo yang didampingi Pejabat Pembuat Komitmen API Wangi Aditya Angga dan Capt. Demmy Setyo Wiyono, Focal Point mewakili API Wangi.

Direktur API Banyuwangi Genny Luhung Prasojo mengatakan, sebelum diterima menjadi anggota ICAO Trainair Plus Programme ini, API Banyuwangi telah menjalani beberapa prosedur. Yang terakhir dilakukan adalah TPP Assessment bersama Mr Hervé Touron selaku Senior Assessor dan Manager, Training Assessments and Consulting Unit at Global Aviation Training Office ICAO. ”Prosedur yang dijalani terakhir itu pada pertengahan September 2019,” katanya.

Dalam assessment itu, terang Genny, di antara materi yang menjadi penilaian adalah manuals, facilities, procedures, forms, quality control system, maintenance, dan lainnya. ”API Banyuwangi telah melakukan Corrective Action yang diperlukan dari hasil assessment tersebut,” tambahnya.

Untuk itu, terang Genny, tim dari API Banyuwangi berkunjung ke ICAO Headquarters di Montreal, Kanada, dalam rangka serah terima ICAO TrainAir Plus Programme Membership dan itu menjadi bagian acara dari The 40th Session of The ICAO Assembly.

”API Banyuwangi yang resmi menjadi Associate Membership ICAO TrainAir Plus Programme ini akan meningkatkan kualitas pendidikan di Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi atau API Wangi yang telah terverifikasi secara internasional,” ungkapnya.

Genny menyebut, para pengajar API Banyuwangi akan terus meningkatkan kualitas para Flight Instructor dengan mengikuti training-training yang diselenggarakan oleh ICAO Trainair Plus Programme. ”Juga meningkatkan kualitas API Banyuwangi dalam mencetak penerbang dengan kualitas yang sangat baik,” jelasnya.

Untuk mempercepat itu, API Banyuwangi akan membuka langsung dua pelatihan, yakni GSI Airworthiness-Air Operator & AMO Certification Course dan Aviation Data-Driven Decision Making Course. ”Pada Oktober ini akan kita buka langsung training internasional. Ini dilakukan untuk peningkatan ke level lebih tinggi, yakni ICAO Trainair Plus Full Membership di tahun depan dan peningkatan kapasitas SDM API Banyuwangi untuk International Technical Instructor Course, Course Developer, dan Management of Training,” ungkapnya.

Sidang ICAO yang berlangsung di Montreal, Kanada itu berlangsung sejak 24 September hingga 4 Oktober 2019. Acara tingkat dunia itu dihadiri 2.600 menteri dan pejabat tinggi dari 191 negara anggota. Pada acara itu, delegasi Indonesia dipimpin Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub RI Polana B. Pramesti, Dubes LBBP RI untuk Kanada Abdul Kodir Jaelani, Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM Ronny F. Sompi, Dirjen HPI Kemenlu Dalos Dumoli Agusman, dan Kepala BPSDM Perhubungan Umiyatun Hayati Triastuti. (abi)

(bw/*/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia