Minggu, 17 Nov 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

SK Pengurus Baru Turun, KONI Banyuwangi Upgrade Organisasi

24 September 2019, 13: 25: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

PENGURUS BARU: Pengurus KONI Banyuwangi periode 2019–2023 mengawali rapat persiapan pelantikan pengurus kemarin (20/9).

PENGURUS BARU: Pengurus KONI Banyuwangi periode 2019–2023 mengawali rapat persiapan pelantikan pengurus kemarin (20/9). (Fredy Rizki/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Pengurus baru KONI Banyuwangi tahun 2019–2023 telah sah terbentuk. Kemarin (19/9), SK dari Pengurus Provinsi KONI Jawa Timur untuk kepengurusan KONI Banyuwangi di periode tersebut tiba dan bisa langsung digunakan sebagai landasan pengurus baru untuk bekerja.

Dalam SK tersebut, KONI Banyuwangi merombak nama-nama pengurus yang mendiami bidang organisasi. Nama Ketua Umum Bridge Banyuwangi Nurrohim tertulis mengisi ketua bidang organisasi. Kemudian di bidang pembinaan hukum olahraga yang sebelumnya dihandel Ketua Harian Kodrat Banyuwangi Ribut Puryadi, bergeser ke Ketua Umum PRSI Banyuwangi Aditya Ruli Delianto. Lalu, di bagian audit internal KONI yang pada kepengurusan sebelumnya diisi dua perwakilan nama dari HIPMI Banyuwangi yaitu Suhartatik dan Dede Abdul Gani, kini diisi Ketua Perbakin Banyuwangi Wahyudi Iksan.

Ketua Umum KONI Banyuwangi Mukayin mengatakan, dalam kepengurusan kali ini dirinya ingin meng-upgrade beberapa pos di struktur kepengurusan. Dengan tujuan kepengurusan yang sebelumnya sudah berjalan baik, diharapkan bisa semakin maksimal. Untuk kepengurusan kali ini, Mukayin fokus untuk memaksimalkan bidang organisasi yang pada periode sebelumnya dianggap belum optimal. Nantinya, bidang ini akan difungsikan untuk menginventarisasi sekaligus memantau perkembangan setiap cabor anggota KONI.

”Monitoring cabor selama ini belum berjalan maksimal. Karena itu, tahun ini di kepengurusan yang baru akan kita maksimalkan. Tidak hanya mengamati aktivitas cabor, tapi kita juga bisa mendorong cabor supaya lebih berkembang,” jelasnya.

Di bidang organisasi itu juga, nantinya KONI bisa melakukan evaluasi kepada cabor anggota lama dan melakukan pertimbangan calon cabor anggota yang baru. Selain itu, bidang organisasi juga akan ikut merencanakan penyusunan program skala prioritas KONI di setiap akhir tahun. Sebelum kemudian dijalankan pada awal tahun.

”Jadi nanti semisal ada Porprov tahun depan, sejak akhir tahun, bidang organisasi bersama pengurus sudah merangcang kepanitiaanya. Jadi waktu mendekati pelaksanaan, kita sudah langsung jalan,” tandasnya.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia