Senin, 14 Oct 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Kebakaran Semak-Semak Picu Kepanikan

22 September 2019, 08: 25: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SUDAH PADAM: Petugas pemadam kebakaran dari Mako Banyuwangi dan Rogojampi bergotong-royong memadamkan sumber api di lokasi lahan kosong Dusun Puspan, Desa Kedaleman, Rogojampi, kemarin (20/9).

SUDAH PADAM: Petugas pemadam kebakaran dari Mako Banyuwangi dan Rogojampi bergotong-royong memadamkan sumber api di lokasi lahan kosong Dusun Puspan, Desa Kedaleman, Rogojampi, kemarin (20/9). (SHULHAN HADI/RABA)

Share this          

JawaPos.com – Syafaat, 36, penjual buah di Jalan Raya Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, siang kemarin (20/9) kaget bukan kepalang. Usai menjalankan salat Jumat, asap hitam pekat tiba-tiba muncul membubung di depan matanya. Saat itu, dia dan teman-teman penjual buah lainnya merasa panik dan bingung. Lantaran lokasi tersebut berada di dalam area pagar terkunci. ”Mau mendekat tidak berani,” ucapnya.

Beruntung, di tengah kepanikan itu, ada salah satu pekerja yang masuk ke area tersebut. Tidak berselang lama setelah itu, satu unit pemadam kebakaran dari Kecamatan Rogojampi tiba di lokasi. Proses pemadaman pun dilakukan petugas. Beberapa menit berikutnya, disusul datangnya dua armada tambahan untuk melakukan dukungan. ”Tidak lama ada mobil damkar datang,” terangnya.

Pemadaman yang dilakukan petugas pun berjalan sekitar 30 menit. Lamanya proses pemadaman ini lebih untuk melokalisasi dan memastikan api yang ada di dalam tumpukan benar-benar padam. ”Ini kita lokalisir,” ucap Arif, salah satu petugas damkar.

Petugas khawatir, jika tidak dilakukan pembasahan yang benar-benar serius, api bisa kembali tersulut. Mengingat di lokasi kebakaran banyak semak yang sangat kering dan beberapa plastik. ”Plastik bekas minuman tadi banyak,” ucapnya.

Meski api yang membakar sempat menimbulkan asap pekat dan kepanikan, namun pemilik lahan mengaku tidak mengalami kerugian. Lokasi tersebut merupakan lahan kosong yang dibiarkan cukup lama. Di dalam lokasi pun tidak pernah dilakukan kegiatan. Terkait barang yang terbakar, Prayudi menjelaskan, itu bukan sampah. Namun semak-semak yang sudah mengering.

Terkait penyebab munculnya api, dia menduga hal itu karena panas yang berkepanjangan sehingga menyulut percikan api. Sebelum terjadi kebakaran, dia memastikan tidak ada kegiatan di lokasi. Setiap harinya selalu terkunci. Satu-satunya akses masuk selalu dalam keadaan tergembok. ”Pintu depan selalu terkunci,” ucapnya.

Kapolsek Rogojampi AKP Agung Setyo Budi melalui Kanitreskrim Iptu Abdurahman menjelaskan, kejadian ini bukan karena ulah manusia. Kendati demikian, dia meminta agar lokasi dibersihkan untuk mencegah terjadinya kebakaran lanjutan. ”Bukan, ini karena semak kering,” tandasnya di lokasi kejadian.

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia