Senin, 14 Oct 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Politik & Pemerintahan

Belum Mulai Kampanye, Cakades Ini Pasang Baliho Lebih Awal

21 September 2019, 12: 40: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

CURI START: Banner tunggal salah satu calon kades dipasang di jalan raya Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, kemarin.

CURI START: Banner tunggal salah satu calon kades dipasang di jalan raya Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, kemarin. (SHULHAN HADI/RABA)

Share this          

JawaPos.com – Sebelas desa di Kecamatan Kabat akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak bulan depan. Proses tahapan pilkades pun sudah dimulai. Namun sayangnya, sebagian desa kurang mematuhi aturan pelaksanaan pilkades.

Sejumlah atribut pribadi calon kades sudah bermunculan. Padahal, menurut jadwal resmi, pemasangan baliho atau banner kampanye seharusnya belum dimulai. 

Hasil pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, sejumlah baliho cakades muncul di Desa Pakistaji. Pemandangan serupa juga ditemui di Desa Dadapan. Bahkan, beberapa cakades di Desa Macanputih sudah sepakat memasang baliho lebih awal.

Salah satu cakades Pakistaji Mustain mengungkapkan, baliho berisi gambar dirinya terpasang di beberapa titik. Menurutnya, hal itu di luar sepengetahuan dan koordinasinya. Dia menjelaskan, gambar-gambar itu merupakan kehendak dan inisiatif para simpatisan. Pemasangan pun itu tidak dilakukan secara serentak. ”Saya tidak tahu,” tegasnya.

Meski tidak ikut dalam pemasangan, Mustain mengaku sudah koordinasi dengan panitia. Dan pihaknya tidak mempermasalahkan hal itu. Dia menjelaskan saat ini baliho-baliho itu sudah diturunkan semuanya. ”Kami menerima arahan panitia, sudah dilepas semua,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Kabat Susanto Wibowo mengakui adanya keteledoran sejumlah panitia cakades dan pihak cakades. Pemerintah kecamatan langsung mengambil langkah cepat untuk menyelesaikan hal ini. Meski demikian, secara langsung memang belum ada laporan dari panitia. ”Kami ingatkan agar panitia mematuhi tahap yang telah dibuat,” jelasnya.

Camat Susanto juga menyebutkan, sejak sore kemarin panitia telah mengumpulkan cakades di Desa Dadapan untuk menarik dan menurunkan baliho masing-masing. Panitia menyepakati dalam kurun waktu 24 jam setelah kesepakatan baliho harus bersih. ”Sore ini panitia membuat keputusan,” terangnya.

Terkait kejadian di Desa Macanputih, Camat Susanto mengungkapkan, memang ada informasi panitia bersama cakades sepakat memasang baliho sebelum 3 Oktober. Karena itu, pihaknya akan meminta kejelasan dari panitia pilkades. ”Itu katanya kesepakatan, akan kita tinjau,” pungkasnya.

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia