Senin, 14 Oct 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Trenyuh Kondisi Korban Kebakaran, Warga Muncar Benahi Rumahnya

16 September 2019, 21: 25: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

DIBENAHI: Warga membersihkan sisa-sisa kebakaran yang menimpa rumah milik Imam Bahroni. Rumah ini rusak akibat kebakaran yang terjadi Kamis (12/9) lalu.

DIBENAHI: Warga membersihkan sisa-sisa kebakaran yang menimpa rumah milik Imam Bahroni. Rumah ini rusak akibat kebakaran yang terjadi Kamis (12/9) lalu. (Bagus Rio/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Rumah milik Imam Bahroni, 37, di Dusun Tegalpare, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, yang ambruk dan hangus terbakar akibat korsleting listrik Kamis malam (12/9), akhirnya mulai dibangun lagi kemarin (14/9).

Pembangunan rumah korban kebakaran itu dilakukan warga secara gotong royong. Sejumlah masyarakat yang simpatik juga memberi sumbangan sejumlah material, tanah, dan pasir. Warga juga membantu tenaga untuk membenahi dan membersihkan material sisa kebakaran.

Selain itu, sejumlah warga juga ikut memberi sokongan sembako untuk korban. Warga berharap agar korban yang termasuk kategori tidak mampu tersebut, bisa segera pulih. ”Banyak warga yang simpatik dan terketuk ingin memberikan bantuan,” ujar Haryati, 47, tetangga korban.

Warga terlebih dahulu membersihkan rumah Imam yang ambruk. Selanjutnya, warga saling bahu-membahu membangun kembali rumah tersebut. ”Banyak yang membantu material seperti tanah dan pasir, warga juga banyak yang membantu tenaga dalam pembangunan rumah itu,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Sementara itu, Imam Bahorni mengaku sangat senang rumahnya yang ambruk dan hangus terbakar itu bisa cepat dibangun lagi. Ia juga senang dengan keguyuban dan semangat tetangga yang peduli dengan keluarganya. ”Saya berterima kasih kepada semua masyarakat yang peduli kepada saya,” ujarnya.

Imam menyebut, rumahnya ludes dilalap si jago merah saat dirinya sedang berada di sawah. Saat itu, listrik memang menyala dan pintu rumahnya terkunci rapat. ”Saya memang bekerja sebagai buruh tani, saya pulang api sudah melalap habis rumah saya,” katanya.

Imam menambahkan, beruntung api bisa cepat dipadamkan. Namun, tempat tidur dan juga alat elektronik miliknya sudah hangus terbakar. ”Tidak sampai merambah dari ruang tengah, tetapi tempat tidur dan televisi hangus. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 40 jutaan,” pungkasnya.

(bw/rio/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia