Minggu, 17 Nov 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Diduga Panik Jalanan Ramai, Sopir Agya Tabrak Warung Kopi

15 September 2019, 22: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BERANTAKAN: Kondisi Warung Kacung usai ditabrak mobil pagi kemarin.

BERANTAKAN: Kondisi Warung Kacung usai ditabrak mobil pagi kemarin. (Shulhan Hadi/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Pagi kemarin mungkin menjadi hari yang tidak bisa dilupakan oleh Supinah, 63. Pagi itu dia dikagetkan dengan kehadiran tamu tak diundang. Sebuah kendaraan Toyota Agya bernopol P 1477 VM nyelonong dan menghajar dinding warungnya. Peristiwa yang berlangsung di timur SPBU Genteng ini sontak mengundang perhatian warga.

Beruntung kecelakaan ini tidak sampai menimbulkan jatuhnya korban. Supinah yang ada di balik bilik itu juga selamat dan hanya mengalami luka gores ringan di bagian tangannya. Demikian dengan pengemudi kendaraan Kiptiyah, 45, warga Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, yang juga dalam kondisi baik-baik saja.

Padahal, di tempat itu pada jam tersebut biasanya banyak berjubel pembeli yang makan atau sekadar minum kopi. ”Saya di situ, hanya luka ini,” ucapnya menunjukkan tempat duduk dan goresan di tangannya.

Saat kejadian berlangsung, belum ada pengunjung yang datang, sementara di depan toko hanya ada satu sepeda motor yang diparkir. ”Saya sendiri, di depan itu ada sepeda motor,” terangnya.

Menurut keterangan sejumlah warga, mobil yang disopiri Kiptiyah melaju dari seberang jalan. Diduga karena panik saat hendak menghindari arus lalu lintas yang ramai, pengendara justru tancap gas hingga menabrak warung. Usai kejadian, polisi kemudian mengamankan kendaraan dan memintai keterangan sejumlah saksi.

Menurut Kanitlantas Polsek Genteng Ipda Munir, kecelakaan ini hanya menimbulkan kerugian material. Saat ini polisi sudah memintai keterangan sejumlah saksi dan pemilik warung serta kendaraan. ”Hanya materiil saja kerugiannya,” terangnya.

Polisi meminta kepada pengendara lainnya agar lebih berhati-hati dalam berlalu lintas. Pengenalan dan pemahaman terhadap kendaraan yang ditumpangi harus diketahui dengan baik. ”Kalau berkendara harus hati-hati dan cermat,” pungkasnya.

(bw/sli/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia