Senin, 14 Oct 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Edukasi

Poliwangi Serahkan Mesin Pencacah dan Pengaduk Pakan ke Peternak Sapi

14 September 2019, 16: 35: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SOLUSI: Tim Poliwangi menyerahkan mesin pencacah dan pengaduk pakan ternak kepada Ketua Kelompok Ternak ”Ijen Makmur” Achmad Sulamto.

SOLUSI: Tim Poliwangi menyerahkan mesin pencacah dan pengaduk pakan ternak kepada Ketua Kelompok Ternak ”Ijen Makmur” Achmad Sulamto. (Dok Poliwangi For RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Mayoritas mata pencaharian penduduk di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, ialah sebagai peternak sapi perah dan sapi potong. Dari data hasil survei dan wawancara yang dilakukan pada pengelola kelompok ternak ini, diketahui bahwa jumlah hasil perah susu per hari mencapai 1.300 liter. Dengan jumlah perahan pada pagi hari sebanyak 850 liter dan sore hari sebanyak 650 liter. Dengan potensi rata-rata per peternak sebesar 60 liter/hari.

Hasil susu sapi perah yang diproduksi, kemudian dipasarkan ke PT Nestle. Sementara produk sisanya dikonsumsi masyarakat sekitar. Penjualan susu sapi perah hanya terbatas di koperasi desa, sehingga distribusi penjualan dan pemasaran hanya tersentral di daerah tersebut. Hal ini menyebabkan distribusi penjualan belum bisa merata ke daerah lain.

Pakan hijauan sering menjadi masalah bagi peternak sapi perah. Seperti pengalaman Sulamto, pemilik dari peternakan sapi perah Ijen Makmur. Pakan yang terbaik bagi sapi perah di kelompok Ijen Makmur adalah tebon jagung yang dicampur dengan konsentrat pakan sapi.

Poliwangi yang merupakan salah satu lembaga vokasi di Banyuwangi, memiliki tanggung jawab yang sangat besar untuk membantu permasalahan yang dihadapi oleh para peternak di Desa Tamansari. Karena itu, melalui program diseminasi produk teknologi ke masyarakat ini, diharapkan bisa menjadi salah satu solusi atas kendala yang dihadapi oleh peternak sapi.

Program ini merupakan kerja sama antara Poliwangi dengan Direktorat Jenderal Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemristekdikti untuk melakukan hilirisasi produk teknologi ke masyarakat. Produk teknologi yang diserahkan ke masyarakat peternak sapi berupa mesin pencacah dan pengaduk pakan ternak. Teknologi ini berfungsi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pakan ternak yang diberikan secara signifikan.

Mesin pencacah ini terbuat dari pelat besi yang dibentuk seperti tabung dengan pisau pencacah di dalamnya. Mesin ini menggunakan motor sebagai penggerak pemotong tebon jagung. Perkiraan produktivitas mesin ini sebesar 100 pohon per menit. Mesin terbuat dari pelat besi galvanis 2 mm berbentuk seperti bak. Penggerak pengaduk pakan ternak ini digerakkan dengan motor yang dihubungkan dengan belt.

Mesin ini berguna untuk mengaduk hasil potongan mesin pencacah dengan konsentrat pakan sapi. Mesin ini memiliki daya tampung sebesar 50 kg pakan ternak. Hasil pencampuran tebon jagung dan konsentrat ini bisa langsung diberikan kepada sapi perah dan juga bisa disimpan untuk diberikan kepada sapi saat waktu makan berikutnya.

Farisqi Panduardi SST MT selaku ketua tim didampingi oleh anggota tim Endi Sailul Haq ST MKom dan Galang Sandy P.ST MT menuturkan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatnya produktivitas para peternak sapi perah dalam memberikan pakan ternak yang optimal. Karena pemberian pakan yang optimal dan tepat waktu adalah salah satu faktor penting untuk menentukan kualitas susu yang dihasilkan oleh sapi perah. Alat ini memiliki konsep yang sederhana sehingga penggunaannya mudah dan hasilnya benar-benar tepat sasaran.

Dalam kesempatan yang sama, Achmad Sulamto sebagai Ketua Kelompok Ternak ”Ijen Makmur” yang merupakan mitra dari program pengabdian kepada masyarakat ini, merasa sangat terbantu dengan alat tersebut. Selain penyerahan alat, tim pelaksana kegiatan juga memberikan sosialisasi mengenai penggunaan alat dan penyuluhan bagaimana penggunaan mesin pencacah dan pengaduk pakan ternak ini. Serta dilengkapi dengan sosialisasi tentang K3 (Keamanan dan Keselamatan Kerja) dalam menggunakan mesin tersebut.

(bw/rbs/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia