Senin, 14 Oct 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Situbondo

Ribuan Orang Menyemut Berebut Melihat Alat Tempur TNI

14 September 2019, 19: 45: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BAHAGIA: Anak-anak kecil berfoto di atas tank milik TNI AD.

BAHAGIA: Anak-anak kecil berfoto di atas tank milik TNI AD. (Izzul Muttaqin/JPRS)

Share this          

JawaPos.com - Seorang anak berusia sekitar enam tahun tampak antusias melihat kendaraan tempur milik Tentara Nasional Republik Indonesia (TNI) yang dijejer di Jalan Ahmad Yani, kemarin (13/9). Bocah asal Kelurahan Patokan, Situbondo itu kemudian naik ke salah satu tank bersama puluhan anak seusianya.

Sementara ayah sang anak, Rizal  sibuk mengabadikan gambar menggunakan kamera hanphone. Saat diwawancarai koran ini, Rizal  mengaku sengaja membawa putranya itu ke alun-alun untuk mengenalkan aneka kendaraan tempur milik TNI. Dia ingin anaknya tahu bentuk  kendaraan tempur TNI secara nyata.

“Selama ini anak saya hanya menyakisikan di televisi. Kalau sekarang kan sudah bisa melihat secara langsung. Bahkan dia berani naik ke atas tank dan berfoto dengan para tentara,” ucapnya.

Tidak hanya anak-anak saja yang semangat mengkuti parade alat tempur. Banyak pula pemuda dan pemudi yang datang ke alun-alun untuk berselvi dengan kendaraan TNI. Seperti yang dilakukan Kholil, warga Kabupaten Bondowoso. Mahasiswa di salah satu Perguran Tinggi Situbondo ini mengaku penasaran dengan kendaraan-kendaraan tersebut.

“Saya sebenarnya sering lihat tank. Namun untuk kendaraan lainnya belum pernah. Seperti kendaraan amphibi milik TNI AL, baru kali ini saya lihat.  Semoga saja kegiatan-kegiatan yang bersifat edukatif seperti ini terus diselenggarakan di Situbondo,” tuturnya.

Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto mengatakan, acara pameran kendaraan tempur milik TNI itu dilaksanakan selama satu hari satu malam. “Saya harap masyarakat Situbondo memanfaatkan momentum ini dengan baik. Sebab jarang-jarang ada kegiatan seperti ini. Ini momentum langka loh,” ucapnya.

Menurut bupati, pemerintah saat ini tengah mengupayakan agar kota snatri bisa menjadi icon wisata peang. Bupati akan mengusulkan kerjasama khusus dengan TNI untuk merealisasikan rencana tersebut. “Wisata perang ini bisa dilaksanakan setiap TNI melakukan latihan perang, Entah bagaimana prosedurnya, kami kembalikan kepada standart meliter. Namun intinya, wisata perang yang kami maksud adalah pameran alat-alat perang dan alusista," tuturnya.

Pantauan koran ini, kendaraan perang yang dipamerkan di alun-alun Situbondo jumlahnya sebanyak sembilan unit. Terdiri dari tiga unit kendaraan amphibi milik TNI AL, dua tank TNI AD, dua unit kendaraan pembawa rocket, kendaraan ranjau  dan panzer.

Parade dimulai sekitar pukul 14.00. Bupati, Dandim, Kapolres dan kajari ikut naik tank bersama masyarakat. Start dari depan Mall Roxy dan finsih di alun alun Situbondo. Jumlah masyarakat yang ikut serta dalam aacara tersebut mencapai ribuan orang.

(bw/zul/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia