Selasa, 15 Oct 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Ekonomi Bisnis

Listrik Pintar Bisa Dinikmati sampai Merubetiri

13 September 2019, 18: 45: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

FASILITAS PUBLIK: SPLU dipasang di Taman Blambangan, Banyuwangi pekan lalu.

FASILITAS PUBLIK: SPLU dipasang di Taman Blambangan, Banyuwangi pekan lalu. (Agus Dani For RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Sejumlah destinasi wisata di Banyuwangi dalam waktu dekat bisa ikut merasakan layanan listrik. Hingga kini, PT PLN UP3 Banyuwangi telah membangun Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di 20 tempat wisata dan umum di lokasi tersebut.

Kepala PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banyuwangi Krisantus H. Setyawan mengatakan, beberapa lokasi seperti Pantai Cacalan, Djawatan, Bangsring Underwater, Kampung Primitif, dan Pantai Cemara sudah dilengkapi SPLU. Yang terbaru, pemasangan dilakukan di Taman Blambangan dengan memasang 6 SPLU sekaligus.

Krisantus menjelasakan, pembangunan SPLU sengaja dilakukan di beberapa lokasi wisata yang memiliki pengelola. Dengan tujuan bisa mempermudah akses dan memenuhi kebutuhan listrik para pengunjung. Termasuk para pedagang yang berjualan di sekitar lokasi wisata. ”Kita pasang di lokasi yang ada pengelolanya, jadi ada yang bertanggjawab untuk mengisi token. Karena kalau tidak mubazir pemasanganya,” ujarnya.

Pemasangan SPLU, kata Krisantus, dilaksanakan dengan cuma-cuma. Jadi untuk menikmati layanan listrik, pengelola wisata tinggal membeli token listrik saja. Tak hanya itu, dari listrik yang mengalir di SPLU, juga ada jaringan internet yang bisa dimanfaatkan.

Rencananya, dalam tahun ini penambahan SPLU juga akan dilakukan di beberapa lokasi lainnya termasuk Alas Purwo, Paltuding, hingga sekitar Taman Nasional Meru Betiri dan G-Land yang selama ini hanya mengandalkan listrik dari genset. Dengan pemasangan tersebut, diharapkan bisa membuat wisatawan semakin nyaman di lokasi wisata yang ada di Banyuwangi. ”Ini kita sedang menyiapkan jaringannya sekaligus berkomunikasi dengan pengelolanya. Jika tidak ada halangan, kita prediksi 27 November mendatang sudah bisa dinikmati untuk listrik yang melewati wilayah Merubetiri,” jelasnya.

Namun, Krisantus juga mengingatkan kepada warga atau pengelola wisata yang dilalui SPLU untuk mewaspadai adanya calo yang mengatasnamakan PLN. Karena program-program yang disediakan PLN sudah jelas, baik dari harga maupun ketentuanya. ”Jangan sampai nanti ada warga yang dimintai sejumlah uang padahal jaringan listriknya PLN yang membiayai. Kita sudah transparan dalam menentukan program,” tandasnya.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia