Senin, 14 Oct 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Baru Lima Hari Operasi, Sudah 1.134 Pelanggar Terjaring Razia

03 September 2019, 15: 56: 26 WIB | editor : Ali Sodiqin

PATUH SEMERU: Polisi lalu lintas memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor kemarin.

PATUH SEMERU: Polisi lalu lintas memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor kemarin. (Dedy Jumhardiyanto/RaBa)

Share this          

JawaPos.com – Operasi Patuh Semeru 2019 baru lima hari digelar. Jumlah pelanggar lalu lintas di Banyuwangi sudah mencapai 1.134 orang. Pelanggaran didominasi pengendara yang tidak membawa surat kendaraan bermotor (STNKB).

Kasatlantas Polres Banyuwangi AKP A.M. Ridlo Ariefianto mengatakan, sejak operasi resmi digelar pada Kamis (29/8) lalu hingga Senin (2/9) sudah ada 1.134 orang yang terjaring razia petugas dan melakukan pelanggaran.

Mengenai jenis pelanggarannya juga masih beragam. Namun didominasi oleh pengendara yang tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor. Jenis pelanggaran lainnya yakni tidak menggunakan helm standar nasional Indonesia (SNI) sebanyak 154 orang pelanggar, pengendara melawan arus sebanyak 32 orang, dan tujuh pelanggar menggunakan ponsel saat berkendara.

Namun demikian, juga ada jenis pelanggaran lainnya seperti pengendara di bawah umur sebanyak 168 orang dan tidak menggunakan sabuk pengaman (pengendara mobil, Red) sebanyak 77 orang. ”Tingkat kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas masih cukup rendah,” ungkapnya.

Satuan Lalu Lintas ( Satlantas) Polres Banyuwangi menggelar Operasi Patuh Semeru 2019. Operasi Patuh Semeru akan dilaksanakan selama 14 hari, dimulai Kamis (29/8) hingga Rabu (11/9) mendatang.

(bw/ddy/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia