Senin, 14 Oct 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Gol Pengantin Baru Menangkan Persewangi

02 September 2019, 18: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BEREBUT BOLA: Pemain Persewangi Kori Hamzah (depan) dikejar pemain PSIL Lumajang di Stadion Diponegoro, Minggu (1/9).

BEREBUT BOLA: Pemain Persewangi Kori Hamzah (depan) dikejar pemain PSIL Lumajang di Stadion Diponegoro, Minggu (1/9). (Fredy Rizki/RaBa)

Share this          

JawaPos.com - Stadion Diponegoro kembali menemukan rohnya. Di Pertandingan ke-3 Liga 3 Jawa Timur 2019 antara Persewangi melawan pemuncak klasemen PSIL Lumajang, ribuan suporter tampak kembali memadati setiap bagian tribun.

Pada pertandingan tersebut, Laskar Blambangan mampu menjawab dukungan ribuan suporter tersebut dengan memberikan poin kemenangan. Anak asuh Gusnul Yakin itu menang tipis dengan skor 0-1 dari tim lawan melalui kaki gelandang serang, Novan Haris.

Pria yang belum genap sebulan menjadi pengantin baru itu membawa gol kemenangn persewangi di menit 45 setelah berhasil menceploskan bola dari kemelut yang terjadi di kotak penalti lawan. “Gol ini saya persembahkan untuk suporter. Saya berharap mereka bisa kembali bersemangat mendukung Persewangi,” tegas gelandang serba bisa itu.

Sayangnya, kemenangan Persewangi sempat tercoreng dengan diusirnya pelatih Gusnul Yakin di tengah pertandingan babak kedua. Gusnul dianggap melakukan protes terlalu keras sehingga harus digiring keluar lapangan. “Saya hanya tanya keputusan yang tidak tepat, saya juga gak ngganggu wasit tapi ternyata disuruh keluar,” ujar Gusnul.

Eks pelatih Arema itu sendiri menilai pertandingan anak asuhnya cukup bagus. Pemain Persewangi bisa membawa permainan dan mengontrol arus serangan. Hanya saja, Gusnul mengaku masih kurang puas dengan permainan superstar Persewangi, Trubus Gunawan. Karena beberapa kali, mantan pemain Timnas U-17 itu tampak mudah jatuh saat membawa instruksi. “Tidak ada instruksi jatuh sebenarnya, hanya saja Trubus harus dikuatkan mentalnya. Tidak ada namanya pemain tua, kalau bilang tua, ya masih tua Cristian Gonzales,” kata Gusnul sambil tertawa.

Manajemen Persewangi, Pebdi Arisdiawan menambahkan, dirinya mengindikasikan ada pengkondisian dalam pertandingan Liga 3 tersebut. Dia melihat ada beberapa keputusan wasit yang dianggap berat sebelah, dia pun berniat mengadukan wasit ke Asprov Jatim dan satgas mafia wasit. “Tadi surat sudah ditandatangani kapten Persewangi. Akan kita teruskan,” terangnya.

Sementara itu, Pelatih PSIL Lumajang, Misnadi Amrizal mengatakan, permainan anak asuhnya tak kalah dengan Persewangi. Bahkan, jika para pemain Persewangi tak sering jatuh, Misnadi berani memastikan anak asuhnya bisa memenangkan pertandingan. “Saya tidak tahu bagaimana itu. Kalau pemain saya sering jatuh seperti itu, pasti saya tegur,” keluhnya.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia