Selasa, 15 Oct 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Jadi Calon Tunggal, Mukayin Pimpin KONI Banyuwangi

02 September 2019, 17: 25: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

AKLAMASI: Mukayin menerima panji KONI sebagai tanda perpindahan kepemimpinan KONI Banyuwangi, Minggu (1/9).

AKLAMASI: Mukayin menerima panji KONI sebagai tanda perpindahan kepemimpinan KONI Banyuwangi, Minggu (1/9). (Fredy Rizki/RaBa)

Share this          

JawaPos.com - Nahkoda KONI Kabupaten Banyuwangi akhirnya resmi berganti. Kemarin (1/9) Mukayin resmi terpilih sebagai ketua umum KONI Banyuwangi untuk periode 2019-2023.

Keputusan itu ditetapkan setelah Mukayin menjadi calon tunggal yang maju sebagai ketua KONI. Pada sidang pleno Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Banyuwangi yang digelar di Hall Alam Indah Lestari, Blimbingsari yang dipimpin perwakilan dari cabor, Wahyudi Ikhsan, pria kelahiran Madiun itu terpilih secara aklamasi. Dengan diangkatnya Mukayin, sekaligus menandai akhir era kepengurusan Michael Edy Hariyanto yang memimpin KONI sejak tahun 2016.

“Saya ucapkan terima kasih untuk semua pihak, sehingga musorkab bisa terselenggara dengan baik,” ujar Mukayin usai Musorkab. Dia juga mengatakan bahwa memimpin KONI bukan hal yang baru baginya. Karena selama era kepemimpinan Ketua KONI Sebelumnya, Mukayin menjadi motor penggerak di dalam organisasi olahraga tersebut.

“Yang jelas saya akan lebih totaliter dari sebelumnya, karena cabor sudah memberikan amanah untuk saya,” tegasnya. Ketua Harian KONI Jawa Timur, M.Nabil yang hadir membuka jalanya Musorkab menambahkan jika seluruh proses berjalanya musorkab sudah sesuai dengan ketentuan dari KONI Jawa Timur.

Hadirnya KONI Jatim sendiri juga bertujuan untuk memberikan penjelasan jika prosedur yang dijalankan oleh KONI Banyuwangi berjalan dengan benar. Nabil menjelaskan jika Musorkab KONI Banyuwangi digelar lebih cepat karena ketua sebelumnya, Michael terpilih sebagai anggota DPRD Banyuwangi.

“Contoh seperti ini juga terjadi di KONI Pusat, jadi setelah ketua umum mundur, dilaksakan Musorkab lebih awal. Ketua sebelumnya diminta mengawal organisasi hingga pemilihan selesai,” terangnya. Kedatanganya KONI Jatim juga menurutnya menegaskan legalitas Musorkab, sehingga ketua yang terpilih paska Musorkab KONI Banyuwangi adalah produk yang sah.

Namun, Nabil juga mengingatkan jika KONI adalah leading sector pemerintah di bidang olahraga. Karena itu dia berharap, pengurus baru KONI Banyuwangi nanti tetap harus berkordinasi dengan baik dan membawa nama baik Kabupaten Banyuwangi di ajang-ajang olahraga.

(bw/fre/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia