Selasa, 15 Oct 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Sports

Hari Kedua Pembukaan, Pendaftar Ketua KONI Banyuwangi Masih Sepi

16 Agustus 2019, 18: 25: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

MENUNGGU: Tim penjaringan menunjukkan formulir syarat pendaftaran ketua KONI Banyuwangi kemarin.

MENUNGGU: Tim penjaringan menunjukkan formulir syarat pendaftaran ketua KONI Banyuwangi kemarin. (FREDY RIZKI/RaBa)

Share this          

JawaPos.com  - Jabatan ketua KONI Banyuwangi tampaknya belum benar-benar menarik minat penggiat olahraga di Banyuwangi. Hingga hari kedua pendaftaran, tim penjaringan dan penyaringan calon ketua KONI Banyuwangi masih belum menerima satu pun pendaftar.

Hal ini seolah akan mengulang pemilihan ketua KONI tahun 2016 silam. Di mana Michael Edy Hariyanto saat itu menjadi calon tunggal ketua KONI. Padahal, di era sebelum Michael, jabatan ketua KONI selalu menjadi rebutan.

Anggota Tim Penjaringan Ribut Puryadi saat ditemui di sekretariat penjaringan mengatakan, hingga hari kedua pihaknya masih belum menerima satu pun pendaftar yang mengumpulkan syarat atau meminta blangko pendaftaran. Padahal tim penjaringan terus standby sembari menyiapkan blangko bagi para bakal calon ketua KONI.

Ribut juga berharap bisa segera ada calon yang mendaftar. Supaya jangan sampai muncul hanya calon tunggal saja dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) tahun ini. ”Belum tahu kenapa alasannya masih tidak ada yang mendaftar, saya tidak bisa menduga-duga. Mungkin saja mereka masih berusaha memenuhi persyaratan sebagai ketua KONI,” jelas pria yang akrab disapa Beben itu.

Ada empat formulir yang disediakan untuk bakal calon ketum KONI. Yaitu form pencalonan ketua, form surat dukungan dari cabor, form pernyataan untuk mencalonkan sebagai ketua KONI, dan form curriculum vitae atau riwayat hidup. Keempat form itu, kata Beben, harus dilengkapi oleh bakal calon sebelum menyatakan diri akan maju.

Dia juga menambahkan, ada syarat dukungan dari minimal sepuluh cabor yang disertakan merupakan salah satu bukti jika bakal calon ketua memang sosok yang sudah dikenal oleh cabor. Syarat ini menurutnya juga menjadi salah satu acuan jika bakal calon adalah orang yang diharapkan oleh sepertiga cabor anggota KONI. ”Anggota KONI kan 32, jadi sepertiganya sepuluh cabor. Saya rasa syarat ini sudah cukup sesuai,” imbuhnya.

Pendaftaran ketua KONI akan ditutup pada 26 Agustus 2019 mendatang. Panitia penjaringan memiliki waktu dua hari untuk melakukan verifikasi sebelum mengumumkan siapa calon yang lolos verifikasi. ”Saya harap bakal calon bisa cepat mengumpulkan, karena jika ada perbaikan setidaknya masih ada waktu untuk memperbaiki. Jangan sampai mepet kemudian jadi tidak ada waktu untuk memperbaiki kekurangan syarat pendaftaran,” pungkasnya.

(bw/fre/rbs/als/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia