Senin, 16 Sep 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Situbondo
Harjakasi ke-201

Naik Kereta Kencana Simbol Kebersamaan Membangun Situbondo

16 Agustus 2019, 16: 37: 43 WIB | editor : Ali Sodiqin

Bupati Dadang Wigiarto mengikuti kirab Harjakasi, 14 Agustus lalu.

Bupati Dadang Wigiarto mengikuti kirab Harjakasi, 14 Agustus lalu. (HABIBUL ADNAN/JPRS)

Share this          

JawaPos.com – Iringan-iringan kereta kencana memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-201, pagi kemarin. Bupati dan wakil bupati bersama istri menempati kereta kencana paling depan. Di belakanganya diikuti jajaran forkopimda.

Iring-iringan kereta diberangkatkan dari Kantor Bupati Situbondo menuju alun-alun sebagai tempat upacara Harjakasi. Sesampainya di alun-alun, rombongan disambut sejumlah siswa SD dengan melambaikan bendera merah putih, serta masyarakat.

Bupati Dadang Wigiarto, usia upacara mengatakan, kereta kencana tersebut menggambarkan kebersamaan. Kata dia, dalam membangun Situbondo, semua pihak terlibat. “Filosofinya, bahwa budaya kebersamaan ini sudah terbangun dengan baik,” ujarnya kepada sejmlah wartawan.

Dadang menerangkan, selama ini pemerintah  mendapatkan dukungan dari semua elemen. Dan inilah yang membuat Situbondo mampu keluar dari status daerah tertinggal. “Ke depan, kita ingin memperoleh dukungan dari semua pihak dalam menyongsong kabupaten berkembang dan maju,” ujarnya.

Menurut bupati dua periode itu, tugas ke depan justru lebih berat. Sebab, dari sisi kinerja, harus terus meningkat. jika indikator kinerja menurun, maka akan menjadi problem. “Padahal, kita dituntut bisa mandiri. Lepas dari daerah tertinggal berarti tidak mempunyai kesempatan memperoleh sejumlah program,” katanya.

Bupati juga menyampaikan, momentum harjakasi tahun ini menjadi motivasi untuk mengembangkan sektor pariwisata. Karena itu, bertepatan dengan tahun kunjungan wisata, akan dijadikan momentum untuk meningkatkan lapangan kerja dan tumbuhnya sektor ekonomi baru. “Ini semuanya sudah memperolah sambutan dari pemiliki modal lokal. Karena itu, suasana investasi harus dibangun dengan baik,” katanya.

Karena itu, Dadang menegaskan, terkait hal-hal yang menyangkut perizinan, pemerintah akan memberikan suasana nyaman, mudah, dan cepat. Sehingga suasana investasi di Kota Santri tumbuh dengan baik. “Triwulan pertama dan kedua tahun ini, pertumbuhan ekonomi naikan signifikan. Ini menunjukkan, tumbuhnya ekonomi dipengaruhi oleh pariwisata yang sedang dirintis,” terang Dadang.

Ini sekaligus membuktikan, bahwa Situbondo sudah sangat siap keluar dari daerah tertinggal. Oleh sebab itulah, Bupati Dadang berharap, semua pihak harus optimistis menyongsong kemajuan Situbondo ke depan. “Kita harus semakin percaya diri, tapi tidak sombong. Kita terus berusaha memberikan yang terbaik, tetapi tetap berharap memperoleh ridho Allah,” pungkas Dadang.

(bw/bib/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia