Senin, 14 Oct 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Politik & Pemerintahan

Karena PTSL, Warga Desa Kepundungan Tersenyum Lega

25 Juli 2019, 16: 10: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

SINERGRITAS: (dari kiri) Kepala Cabang BPR Jatim Muhammad Walid, Wakil Ketua Yuridis PTSL TIM 1 Hadir Amirul Mukmin, Forpimka Srono, dan Kades Kepundungan Tri Marvila Sukmana usai membagikan sertifikat PTSL, Rabu (24/7).

SINERGRITAS: (dari kiri) Kepala Cabang BPR Jatim Muhammad Walid, Wakil Ketua Yuridis PTSL TIM 1 Hadir Amirul Mukmin, Forpimka Srono, dan Kades Kepundungan Tri Marvila Sukmana usai membagikan sertifikat PTSL, Rabu (24/7). (Deka/RaBa)

Share this          

Radar Banyuwangi - Pemerintah Desa (Pemdes) Kepundungan, Kecamatan Srono membagikan 200 sertifikat tanah kepada warganya, kemarin. Bagi-bagi sertifikat ini dalam rangka menjalankan program pemerintah serta memenuhi salah satu janji untuk menjembatani program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Ratusan sertifikat tanah tahap satu itu diserahkan langsung oleh Kepala Desa Kepundungan Tri Marvila Sukmana didampingi Wakil Ketua Bidang Fisik PTSL TIM 1 Basuki Hendro Utomo dan Wakil Ketua Yuridis PTSL TIM 1 Amirul Mukmin. Turut mendampingi juga Camat Srono Gatot Suyono, Kapolsek Srono AKP Mulyono, dan Danramil Kapten (Inf) Misdari.

Kepala Desa Kepundungan Tri Marvila Sukmana mengatakan, masyarakat Desa Kepundungan di Dusun Kepundungan, Pekulo, dan Sumberejo sangat antusias dengan program PTSL ini. Warga di tiga dusun itu yang mendaftar mencapai 2.270 pendaftar. ”Karena ini kesempatan yang pertama dan terakhir, maka Pemdes Kepundungan memaksimalkan kuota 2.270 itu dan sudah terselesaikan semua dan tercetak,” katanya.

Hanya saja, terang Tri Marvila, dari 2.270 sertifikat milik warga itu tidak bisa dibagikan semua. Sebab, proses pembagian menunggu perintah dari Konwil Provinsi Jawa Timur. ”Saking antusias warga dengan program PTSL ini, warga syukuran dengan membawa nasi kotak dan dikumpulkan di kantor desa dan dibagikan ke masyarakat yang tidak mampu,  duafa, dan anak yatim di sekitar kantor desa,” katanya.

Tri Marvila menambahkan, sesuai visi misi dan program kerja Pemdes Kepundungan, dalam kurun waktu 1,5 tahun sudah banyak program yang tercapai seperti program PTSL yang tinggal menunggu pembagian secara keseluruhannya. Juga pengadaan mobil kesehatan, sudah dua unit mobil yang bisa digunakan masyarakat untuk berobat maupun kegiatan lainnya seperti mengantar anak wisuda di luar Banyuwangi atau di Banyuwangi sendiri.

Visi misi selanjutnya yakni optimalisasi kinerja pemerintah desa terkait kepemilikan dokumen kependudukan, seperti sudah tidak adanya lagi kartu keluarga (KK) warna merah, KTP salah nama atau tidak bisa terbaca,  kartu identitas anak (KIA) sudah mulai tercetak sebanyak 594 keping, dan akan segera dibagikan untuk memenuhi kebutuhan administrasi anak sekolah di Desa Kepundungan.

”Alhamdulillah, itu semua sudah tercapai berkat kerja keras perangkat desa, RT, RW, karang taruna, BPD, dan PKK. Selaku kepala Desa Kepundungan, saya mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi yang sudah dilaksanakan bersama-sama. Saya berharap ini tetap terjaga hingga bisa melayani masyarakat secara baik, dan bisa kita petik di yaumulkiyamah kelak,” ungkap kades termuda di Banyuwangi ini.

Vila, sapaan akrab Tri Marvila Sukmana, menyampaikan, program yang segera diselesaikan di desanya yakni pembangunan,  pemberdayaan, dan inovasi. Di Desa Kepundungan ada banyak potensi masyarakat yang belum dikenal khalayak. Seperti kerajinan guci, kerajinan kaligrafi dari pelepah pohon pisang, tas dari benang rajut, dan masih banyak lagi.

Potensi itu yang akan dikembangkan dan dikenalkan ke daerah lain. Sehingga Desa Kepundungan bisa dikenal dari inovasi, wisata religi, dan potensinya. Dalam waktu dekat, ia akan menyelesaikan bangunan kantor agar pelayanan ke masyarakat bisa lebih baik dan maksimal. ”Kita juga mengembangkan potensi wisata Sumber Jeding. Sumber Jeding ini sumber air yang mengairi ribuan hektare persawahan di Desa Kepundungan. Akan kita bangun wisata religi bekerja sama dengan karang taruna,” beber Vila.

Dalam pembangunan ini, Vila berharap masyarakat bisa turut berpartisipasi. Karena sebuah desa bisa dikatakan hebat bila masyarakat mau peduli dan berpartisipasi dalam membangun desa. ”Kami yakin dari kerja sama itu kontribusi dan sinergisitas dari komponen masyarakat akan terwujud nyata, keberhasilan sesuai harapan semua seperti lirik lagu Indonesia Raya, bangunlah jiwanya bangunlah raganya untuk Indonesia raya,”   katanya.

Camat Srono Gatot Suyono berharap, dengan pembagian sertifikat melalui program PTSL ini masyarakat bisa menggunakan sebaik-baiknya. Bukan untuk kebutuhan konsumtif, tapi yang produktif. Sehingga dengan program ini perekonomian masyarakat lebih baik. ”Kecamatan Srono ini ada empat desa yang mengajukan program PTSL, yaitu Desa Kepundungan,  Desa Sukonatar, Desa Wonosobo, dan Desa Rejoagung,” ujarnya 

Wakil Ketua Bidang Fisik PTSL TIM 1 Basuki Hendro Utomo berharap penyerahan sertifikat ini bisa bermanfaat untuk masyarakat. Sertifikat ini bukan untuk disimpan, tapi bisa digunakan untuk modal usaha yang bisa dijaminkan di bank, selain satu sisi sertifikat itu untuk menjamin kepastian hukum atas bidang tanah masyarakat.

Ia menampik berita hoaks yang berkembang di masyarakat jika sertifikat yang melalui PTSL tidak bisa menjadi jaminan di bank. ”Itu benar-benar salah, sertifikat program PTSL ini sama dengan sertifikat pada umumnya, karena ini program pemerintah. Ada prosedur yang berbeda dari sertifikat pada umumnya, tapi pada intinya semuanya sama,” terangnya.

Ketua RT 2 dan juga penerima sertifikat Muhammad Kholirul Inza mengatakan, masyarakat sangat senang dengan adanya program PTSL ini. Ia berharap ke depannya perekonomian dan usaha masyarakat lebih baik lagi. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada kepala Desa Kepundungan yang telah menjembatani program PTSL ini. ”Semoga sehat selalu, murah rezeki, dan semoga dengan memimpin Desa Kepundungan lebik baik lagi, dan ke depan bisa maju untuk dua periode lagi,” harapnya. (abi)

(bw/*/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia