Selasa, 20 Aug 2019
radarbanyuwangi
icon featured
Ekonomi Bisnis

Manfaatkan Lahan Pekarangan, Desa Gladag Ditetapkan Jadi Desa Anggur

19 Juli 2019, 06: 05: 59 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

SIMBOLIS: Kasi Bina Usaha Kelembagaan Perkebunan dan Hortikultura Dinas Pertanian Ir Dyah Laksmisari, Camat Rogojampi Nanik Machrufi, bersama warga Desa Gladag saat menanam bibit buah anggur di Desa Gladag, Kamis kemarin (18/7).

SIMBOLIS: Kasi Bina Usaha Kelembagaan Perkebunan dan Hortikultura Dinas Pertanian Ir Dyah Laksmisari, Camat Rogojampi Nanik Machrufi, bersama warga Desa Gladag saat menanam bibit buah anggur di Desa Gladag, Kamis kemarin (18/7). (TOHA FOR JAWAPOS.COM)

Share this          

ROGOJAMPI — Dinas Pertanian menetapkan Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi menjadi salah satu Desa Anggur. Ini dilakukan pada Kamis kemarin (18/7).

Secara simbolis penanaman bibit pohon anggur dilakukan di Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Tani Makmur, Desa Gladag. Dalam kegiatan itu, Dinas Pertanian langsung memberikan pelatihan kepada petani dan pelaku agribisnis perkebunan dan hortikultura dalam budi daya anggur.

Selain dihadiri ratusan peserta, juga hadir Kasi Bina Usaha Kelembagaan Perkebunan dan Hortikultura Dinas Pertanian Ir Dyah Laksmisari, Camat Rogojampi Nanik Machrufi, Kepala Desa Gladag Ahmad Khaidir, Forpimka Rogojampi, Ketua TP PKK Kelurahan Tamanbaru Kecamatan Banyuwangi Nanik Ismawati Abdurrahman.

MANFAATKAN PEKARANGAN: (Kiri) Camat Rogojampi Nanik Machrufi, Kepala Desa Gladag Ahmad Khaidir, Ketua TP PKK Kelurahan Tamanbaru Kecamatan Banyuwangi Nanik Ismawati Abdurrahman, dan Kasi Bina Usaha Ke

MANFAATKAN PEKARANGAN: (Kiri) Camat Rogojampi Nanik Machrufi, Kepala Desa Gladag Ahmad Khaidir, Ketua TP PKK Kelurahan Tamanbaru Kecamatan Banyuwangi Nanik Ismawati Abdurrahman, dan Kasi Bina Usaha Ke

Kepala Dinas Pertanian melalui Kasi Bina Usaha Kelembagaan Perkebunan dan Hortikultura Ir Dyah Laksmisari mengatakan, target Desa Anggur ini adalah memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam atau berkebun. Baik itu sayur-sayuran, cabai, kunyit, serai, jahe, dan lain-lain yang bermanfaat untuk kebutuhan keluarga.

Lahan ini jika dipelihara dengan baik akan memberikan lingkungan yang menarik, nyaman, sehat, serta menyenangkan sehingga membuat kita betah tinggal di rumah. Dyah mengatakan, jika dikelola dengan baik pekarangan rumah dapat memberikan manfaat bagi kehidupan keluarga seperti tempat bermain, tempat rekreasi, sumber pangan, dan juga sebagai sumber pendapatan. ”Pemanfaatan lahan pekarangan bisa mendukung ketahanan pangan dengan memberdayakan potensi pangan lokal yang dimiliki masing-masing daerah. Dan Desa Anggur di Gladag ini diharapkan ke depan menjadi destinasi wisata baru, selain Kelurahan Tamanbaru,” kata Dyah.

Dyah melanjutkan, agar program ini berhasil maka Dinas Pertanian akan memberikan pembekalan, pelatihan, serta pendampingan dengan mengirim petugas lapangan. ”Ini bisa sebagai sarana pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan ekonomi warga, bahkan mampu membuat perkampungan ini semakin asri, serta mendukung pengembangan wisata desa,” kata Dyah.

Camat Rogojampi Nanik Machrufi menjelaskan, Desa Gladag dipilih menjadi Desa Anggur karena memiliki sejarah tersendiri. Saat itu, kata Nanik, Bupati Abdullah Azwar Anas sedang berkunjung ke Desa Gladag. Saat melintas di rumah Ketua RT bernama Tumiran, Bupati Anas tertarik dengan buah anggur yang tumbuh lebat di pekarangan rumah Tumiran. ”Sejak saat itulah Bupati Anas berkeinginan agar warga Desa Gladag menanam pohon anggur di pekarangan rumah. Dan hari ini adalah hari bersejarah bagi warga Gladag karena ditetapkan sebagai Desa Anggur, selain Kelurahan Tamanbaru. ”Mudah-mudahan kedua tempat ini menjadi tempat destinasi wisata baru di Banyuwangi,” kata Nanik.

Kepala Desa Gladag Ahmad Khaidir menyambut baik program Desa Anggur ini. Pihaknya akan mendorong warga untuk memanfaatkan halaman di sekitar rumah untuk menanam tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga. ”Kami akan mendorong warga untuk mengembangkan kegiatan ekonomi produktif keluarga, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menciptakan lingkungan hijau yang bersih dan sehat secara mandiri, salah satunya melalui penanaman anggur di pekarangan rumah,” ujar Khaidir. (*)

(bw/ddy/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia